CIMAHI.- Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar sejumlah titik di Kota Cimahi diklaim berkurang. Pasalnya puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan untuk menghalau keberadaan mereka.
Kasi Pengendalian Operasi (Dalops) Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Uus Saepudin mengatakan, setiap hari pihaknya menurunkan puluhan petugas di titik-titik yang banyak terdapat PKL berjualan.
"Jumlahnya berkurang, karena kami turunkan petugas untuk berjaga-jaga agar pergerakannya jadi terbatas," ungkapnya.
Dijelaskan Uus, setiap hari pihaknya menurunkan satu regu personel Satpol PP, satu regu berjumlah 15 sampai 17 orang. "Mereka disebar di depan rumah sakit (RDUD Cibabat), dan depan Pasar Antri, dan beberapa titik lainnya," ucapnya.
Dia menjelaskan, ada sejumlah ruas zona merah yang kerap dijadikan berjualan para PKL, di antaranya di sekitar Cimindi, jalan Amir Mahmud, Jalan Sriwijaya dan Jalan Gandawijaya. Ruas jalan tersebut biasanya menjadi tempat favorit para PKL.
"Sebenarnya semua yang di trotoar tidak boleh ada yang berjualan karena itu merupakan hak pengguna jalan. Tapi masih ada aja PKL yang membandel," bebernya. (RR)**