Loading...

MUI Kota Cimahi Perlu Berperan Cegah Pengaruh Negatif Globalisasi

Administrator 01 November 2017 137 kali dilihat
Bagikan:
MUI Kota Cimahi Perlu Berperan Cegah Pengaruh Negatif Globalisasi
CIMAHI.- Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Pengurus MUI masa khidmat 2017-2022 Kota Cimahi, di kompleks Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an  PPTQ Misbachunnur Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi, Rabu (1/11/2017). Rakerda MUI merupakan momentum untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus perencanaan program/kegiatan untuk mewujudkan fungsi MUI bagi ummat. 
Walikota Cimahi Ajay M. Priatna mengatakan, visi yang diemban MUI Kota Cimahi adalah terciptanya kondisi kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan yang baik, mendapat ridho serta ampunan Allah SWT menuju masyarakat berkualitas (khaira ummah) demi terwujudnya kejayaan islam dan kaum muslimin (izzul islam wal-muslimin) dalam wadah NKRI sebagai manifestasi dari rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil 'alamin).
Sedangkan misi MUI, antara lain menggerakkan kepemimpinan dan kelembagaan umat secara efektif dengan menjadikan ulama sebagai panutan (qudwah hasanah), sehingga mampu mengarahkan dan membina umat islam dalam menanamkan dan memupuk aqidah islamiyah, serta menjalankan syariah islamiyah.
"Saya berharap MUI Kota Cimahi secara konsisten dapat merealisasikan visi dan misinya, serta senantiasa memberikan bimbingan dan tuntunan bagi umat islam dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridhoi Allah SWT," ujarnya.
Ajay menjelaskan, pengaruh era globalisasi selain membawa dampak positif juga negatif yang berakibat terjadinya degradasi etika, moral, bahkan dapat membawa masyarakat ke jurang kenistaan.
“Mau tidak mau, problematika seperti ini harus dihadapi oleh Pemerintah Kota Cimahi dan MUI Kota Cimahi dengan upaya yang terus menerus membentengi umat dari pengaruh negatif globalisasi tersebut,” ungkapnya.
Kiranya MUI kota cimahi dapat terus menjaga kehidupan organisasi yang sehat dan dinamis, serta menjalankan kebijakan yang menyejukkan bagi moralitas dan etika bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Agar MUI bermanfaat bagi organisasi, umat islam dan segenap masyarakat Kota Cimhi,” tuturnya. (RR)***