Loading...

Hari Santri Jadi Momentum Santri Melawan Kebodohan, Kemiskinan, dan Permasalahan Masyarakat

Administrator 02 November 2017 205 kali dilihat
Bagikan:
Hari Santri Jadi Momentum Santri Melawan Kebodohan, Kemiskinan, dan Permasalahan Masyarakat
CIMAHI.- Ratusan santri Kota Cimahi menghadiri peringatan Hari Santri Nasional yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Cimahi Kompleks Pemda Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan, Kamis (2/11/2017).
Acara tersebut dibuka Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana, dan dihadiri Kepala Kemenag Kota Cimahi Cece Hidayat, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi K.H. Alan Nur Ridwan, dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cimahi Enjang Nasrullah.
Ngatiyana menjelaskan, hari santri menjadi tonggak bersejarah bagi para santri. Indonesia terdiri dari berbagai pilar, yang bisa melakukan percepatan pembangunan manusianya adalah para santri. 
"Dibalik itu semua, perjuangan para santri belum selesai. Penetapan hari santri sudah seharusnya menjadi pemacu dan pemicu santri untuk belajar lebih keras dan sungguh-sungguh," katanya.
Selain itu, sambung Ngatiyana, peringatan hari santri harus dimaknai dengan upaya meneruskan jihad melawan kebodohan, kemiskinan, dan berbagai persoalan yang sedang dihadapi bangsa.
"Hari santri juga harus digunakan sebagai revitalisasi etos moral kesederhaan dan spiritualisme yang melekat sebagai karakter kaum santri," ujarnya.
Etos ini penting di tengah merebaknya gaya hidup yang menyimpang dan narkoba yang mengancam masa depan generasi bangsa, yang merupakan turunan dari materialisme dan hedonisme, paham kebendaan yang mengagungkan uang dan kenikmatan semu.
“Santri harus siap mengemban amanah, yaitu amanah kalimatul haq. Berani membela kebenaran dan sanggup menyatakan 'tidak' pada kebatilan," tandasnya. (RR)**