CIMAHI.- Sebanyak 165 pengurus RW dari 15 kelurahan di Kota Cimahi dibekali dengan pelatihan untuk menjadi kader pengawas pembangunan yang berlangsung di Kota Cimahi, pada masa kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota Cimahi yang baru.
Pelatihan Kader Perencanaan Fasilitator Musrenbang Tahun 2017 yang dilaksanakan merupakan salah satu tahapan pertama untuk melaksanakan pembangunan yang ditempuh Pemerintah Kota Cimahi.
Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna, mengatakan pelatihan kader tersebut dilaksanakan lantaran para kader yang berasal dari tingkat bawah itu memiliki tugas untuk mengawasi proses ketika pembangunan berlangsung.
Menurut Ajay, Pemerintah Kota Cimahi memiliki kewajiban untuk melakukan kegiatan pembangunan yang terencana dalam upaya menuju perkembangan masyarakat dan daerah yang lebih baik.
Setelah para kader mengikuti pelatihan, harapannya mereka bisa turut mengawasi perencanaan pembangunan agar sesuai dengan koridor yang telah ditentukan.
"Hasil dari pelatihan yang paling diharapkan dari para kader bisa ikut mengawasi pembangunan. Mereka akan memberikan laporan mengenai proses pembangunan yang berlangsung," terangnya.
Masih kata Ajay, penyusunan program kegiatan pembangunan pada tahun 2018 mendatang sudah mulai dirumuskan pada akhir tahun 2017 ini, salah satunya pelibatan para pengurus RW sebagai kader pengawas pembangunan.
Untuk mengefektifkan tugas dari para kader, pihaknya juga akan melakukan pelatihan terhadap pengurus Kelurahan yang nantinya akan bertindak sebagai fasilitator para kader pengurus RW tersebut.
"Forum RW ini harus disiapkan juga fasilitatornya, supaya paham bagaimana cara menyusun program di tingkat RW, bagaimana melakukan pengawasan dan pelaporan yang tepat," bebernya.
Dengan demikian, usulan kebutuhan dari tingkat RW tersebut bisa difasilitasi dan akan diajukan ke tingkat selanjutnya seperti tingkat Kelurahan maupun Kecamatan.
"Jika dilihat dari tingkat paling bawah, mereka sudah bisa membaca dan sekarang mereka diberikan pelatihan bagaimana cara untuk bisa menghimpun kebutuhan-kebutuhan itu untuk diajukan ke tingkat selanjutnya," jelasnya. (RR)***