CIMAHI.- Warga kerap panik jika terjadi kebakaran, hal itu kerap menghambat proses pemadaman api yang dilakukan oleh para petugas pemadam kebakaran.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi memiliki terobosan menggalakan gerakan Masyarakat Siaga Kebakaran (Magakar).
Pelaksana pada Seksi Pencegahan dan Penyuluhan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Acep Ahmad Nashir, mengatakan Magakar adalah masyarakat yang telah diberikan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Mereka ditekankan untuk siaga dalam pencegahan kebakaran.
"Jika terjadi kebakaran mereka sebagai orang pertama yang respon dalam penanggulangan sebelum tim damkar tiba di lokasi," katanya.
Dijelaskan, pihaknya melakukan pelatihan Magakar kepada masyarakat sudah beberapa tahun. "Sampai tahun 2016 ada sekitar 1.300 orang magakar. Mulai 2017 setiap orang yang telah ikut pelatihan maka disebut Magakar," ungkapnya.
Ia mencontohkan, ada perusahaan yang melaksanakan pelatihan kebakaran di lingkungan perusahaan, maka mereka disebut Magakar di lingkungan perusahaan. "Jika ada pelatihan di lingkungan sekolah, maka pesertanya bisa disebut Magakar untuk lingkungan sekolah," ujar Acep.
Dijelaskannya, Selain sebagai first responder saat terjadi kebakaran, lanjut Acep, fungsi lain dari Magakar juga sebagai leader di lingkungan warga dalam hal sosialisasi dan penanganan kebakaran.
"Juga bisa membantu damkar sewaktu penanggulangan kebakaran sebagai pengamanan lokasi dan penunjuk situasi kondisi wilayah kebakaran," ungkapnya. (RR)***