CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi bakal melanjutkan pembangunan sanitasi lewat proyek pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) IPAL Komunal. Dengan demikian cakupan layanan sanitasi terus diperluas.
Wakil Walikota Cimahi Ngatiyana menilai pembangunan sanitasi bakal berlanjut. Apalagi Kota Cimahi mendapat
perpanjangan hibah sanitasi dari Pemerintah Australia.
"Kalau kemarin kita sudah selesaikan pembangunan sanitasi sekitar 97 persen, mudah-mudahan sekarang bisa terlaksana 100 persen," ungkapnya.
Hibah sanitasi sudah diterima Kota Cimahi sejak 2013-2014 dan berlangsung dalam kurun 3 tahap hingga tahun 2017. Setelah membangun sanitasi di kawasan utara, lewat perpanjangan program Pemkot Cimahi bakal fokus penanganan sanitasi wilayah Tengah dan Selatan Kota Cimahi. "
Menurutnya, pembangunan sanitasi sebelumnya sudah terasa dampaknya terutama dari segi kesehatan. "Angka kesehatan masyarakat sudah lumayan meningkat, kebersihan sudah mulai terjaga. Ini harus terus kita perbaiki sehingga tidak muncul penyakit-penyakit membahayakan," katanya.
Wakil tim review dukungan teknis program hibah Bambang Tata Samiadji mengatakan selama program hibah berlangsung pembangunan sanitasi yang dilakukan Kota Cimahi terbilang lancar. "Kita nilai Cimahi cukup lancar meski ada kendala-kendala. Kita identifikasi dan bantu perbaikan, kami mengajukan perpanjangan hibah ini sebagai bentuk kerjasama yang baik," ujarnya.
Pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan" Yang penting kita lihat kinerja Pemkot Cimahi bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat," tandasnya. (RR)***