CIMAHI.- Para keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan. Sebab bantuan PKH ini salah satunya adalah untuk membantu membiayai keperluan sekolah.
Demikian terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) I PKH yang berlangsung di aula Kecamatan Cimahi Utara Jln. Jati Serut.
"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan dukungan dari Dinas Pendidikan untuk kelancaran pelaksanaan PKH, terutama saat verifikasi pendidikan. Makanya kita undang pula perwakilan sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMA dalam kegiatan ini," ungkap Koordinator Kota PKH, Ganda Andaru Sandhi.
Diakuinya, masih ada anak peserta PKH yang drop out (DO) dari sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Padahal komponen PKH disiapkan untuk pembiayaan anak sekolah sampai tingkat SMA.
"Uang bantuan PKH sebagai stimulan bagi KPM supaya mau menyekolahkan dan membawa anak-anaknya ke fasilitas kesehatan," jelasnya.
Disebutkannya, pendamping sosial PKH juga sudah mendorong KPM supaya menggunakan uangnya untuk keperluan sekolah dan membeli makanan yang bergizi.
Menurut Ganda, kehadiran pendamping PKH ini sangat membantu agar para KPM ini mempergunakan bantuan PKH sesuai peruntukkannya.
"Dengan adanya rakor ini diharapkan bisa meningkatnya prestasi anak KPM di fasilitas pendidikan, serta mengurangi tingkat putus sekolah di tahun 2018 ini," ucapnya. (RR)