CIMAHI - Kesadaran Kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga sangat penting. Hal ini untuk mewujudkan Kota Cimahi sebagai zero waste city atau kota nol sampah.
Hal tersebut diutarakan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna usai menghadiri acara Internasional Zero Waste Cities Conference (IZWCC) di Gedung Technopark Cimahi, Jalan Raya Baros, Selasa (6/3/2018).
"Zero waste itu cita-cita semua, termasuk Kota Cimahi. Semua berkepentingan untuk itu," ujarnya.
Salah satu untuk mewujudkan konsep Zero waste adalah dengan menerapkan prinsip Reduce, Reuse dan Recycle (3R). Sebagai upaya untuk mewujudkan zero waste, Pemerintah Kota Cimahi akan terus mengedukasi masyarakat soal pentingnya membuang sampah dengan baik.
"Kita edukasi msyarakat dari yang paling bawah, yaitu keluarga," kata Ajay.
Selain itu, pihaknya jug akan memaksimalkan keberadaan Bank Sampah Cimahi (Bank Samici) yang sudah memiliki ratusan unit di seluruh Kota Cimahi.
Melalui peran Bank Samici, sampah-sampah akan dipilah mana yang bisa menjadi nilai ekonomi maupun bisa dijadikan kompos.
"Kita ada sekitar 160 unit Bank Sampah (Samici)," tutur Ajay.
Dalam acara IZWCC di Kota Cimahi, turut hadir juga Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana serta para tamu undangan dari berbagai negara. Seperti dari Jepang, India dan Philipina. (FB)