Loading...

Dispangtan Cimahi Pantau Peredaran Ikan Sarden

Administrator 06 April 2018 177 kali dilihat
Bagikan:
NotFound
CIMAHI.- Temuan produk ikan sarden kaleng yang mengandung parasit cacing di beberapa daerah langsung disikapi Pemkot Cimahi. Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) melakukan upaya monitoring produk ikan kalengan di pasaran untuk memastikan tidak terdapat cacing didalamnya.

Berdasarkan informasi dari laman www.pom.go.id, BPOM RI telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 541 sampel ikan dalam kemasan kaleng alias sarden. Hasil pengujian menujukkan 27 produk makarel kaleng positif mengandung parasit cacing. Untuk sementara waktu, 16 produk impor dilarang masuk ke Indonesia, sementara 11 merek produk lokal proses produksinya dihentikan sampai audit komprehensif selesai dilakukan.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi Ainul Yakin menyatakan, pihaknya menurunkan tim untuk melakukan monitor dan evaluasi terkait peredaran ikan kalengan bercacing di Kota Cimahi. "Hasil monitoring di beberapa lokasi termasuk di Cimahi tidak ditemukan sarden yang mengandung cacing," ujarnya.

Menurut Ainul, monitoring baru dilakukan di pasar modern. "Baru dilakukan di pasar modern di beberapa titik. Untuk pasar tradisional belum dilakukan, nanti akan menyusul," katanya.

Pihaknya memastikan hasil monitoring terkait ikan kalengan tidak ditemukan mengandung cacing di Kota Cimahi. "Di Cimahi tidak ditemukan kasus tersebut," tuturnya.*** (RF)