Limawaktu.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi memprediksi jumlah urbanisasi ke Cimahi hanya sedikit.
Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, M suryadi mengatakan, saat ini Kota Cimahi bukan lagi tujuan utama bagi pendatang. Pasalnya, kondisi perusahaan untuk mencari kerja tengah kurang kondusif.
"Prediksi saya tidak akan melonjak (penduduk yang datang)," ucapnya, Jum'at (22/6/2018).
Dikatakannya, pihaknya sudah membentuk tim untuk memantau dan mendata arus penduduk usai lebaran nanti. Tim tersebut terdiri dari unsur RT/RW, pihak kelurahan serta kecamatan. "Kita tetap antisipasi. Sudah ada tim untuk memantau," ujar Suryadi.
Ditegaskannya, bagi orang yang belum pasti bekerja dan belum memiliki keahlian, untuk tidak pindah ke Cimahi. Pasalnya, selain akan menambah jumlah penduduk, akan menambah jumlah pengangguran juga.
Ia melanjutkan, pihaknya sama sekali tak bisa melarang warga daerah lain untuk pindah ke Cimahi.
Suryadi mengungkapkan, berkaca dari lebaran tahun lalu, kebanyakan warga yang datang ke Kota Cimahi itu tidak menyertakan surat pindah.
"Proseur orang ke sini, dia pindah harus ngurus surat pindah. Kalau gak, harus bikin Kipem," jelasnya.
Namun, Kipem hanya akan berlaku satu tahun. Setelah itu, warga bersangkutan wajib mengurus surat pindah. Kalau tidak, disarankan untuk kembali ke daerahnya masing-masing. (FB)