Loading...

Dispangtan Kota Cimahi Segera Gelar Bimtek Penyembelihan Hewan Qurban

Administrator 27 Juli 2018 415 kali dilihat
Bagikan:
Dispangtan Kota Cimahi Segera Gelar Bimtek Penyembelihan Hewan Qurban
CIMAHI.- Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi bakal menggelar bimbingan teknis pemotongan hewan qurban kepada perwakilan dewan kemakmuran mesjid (DKM) se-Kota Cimahi. Hal itu dilakukan untuk memastikan hewan qurban yang disembelih layak secara kesehatan dan memenuhi syariat Islam untuk penyembelihan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cimahi Huzen Rachmadi mengatakan, kegiatan dilakukan untuk memberi panduan bagi pengurus DKM dalam tata cara penyembelihan hewan qurban yang baik dan benar. "Menjamin ketentraman masyarakat terhadap daging qurban yang halal dan thoyyib," ujarnya. 

Dalam pelatihan tersebut, Dispangtan Kota Cimahi bakal menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cimahi dan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Kemenag Kota Cimahi menjelaskan perihal daging kurban yang halal dan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Sedangkan Puskeswan bertanggung jawab dalam memberikan gambaran mengenai hewan kurban yang layak dan sehat.

"Selama pelatihan, para peserta mendapat penjelasan mengenai pengetahuan dan cara memotong hewan kurban hingga mengulitinya. Setelah itu, mereka langsung praktek," terangnya.
Menurut Huzen, kegiatan sosialisasi akan diikuti 50 orang peserta. "Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan korban yang tersebar di Kota Cimahi;" ungkapnya.

Di lapangan, sudah terlihat bermunculan sentra penjualan hewan ternak khususnya qurban. Salah satunya di Jalan Sangkuriang,  di tempat itu sejumlah pekerja terlihat sedang membuat kandang untuk penyimpanan domba qurban. bahkan ada sekitar 20 ekor sapi untuk qurban yang siap dijual.

"Sapi yang sudah ada berasal dari Jawa Timur dengan harga jual yang bervariasi sesuai dengan ukuran besarnya mulai dari Rp 17 juta," ujar pekerja, Ade. 

Menurut Ade, kenaikan harga hewa  qurban acapkali terjadi. Apalagi saat ini musim panas sehingga sulit sekali untuk mendapatkan pakan ternak seperti rumput. "Bilapun ada harganya mahal. Jadi mempengaruhi harga jual hewan qurban," ungkapnya. (RF)***