Bisnis Jamur Tiram di Cimahi Cukup Menjanjikan
Administrator
11 Maret 2019
197 kali dilihat
CIMAHI
- Dinas Pertanian dan Pangan Kota Cimahi menilai, bertani jamur di Kota
Cimahi sangat menjanjikan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
Terutama di wilayah utara.
Kepala
Bidang Pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita
Mustikasari mengatakan, sejauh ini petani jamur di Kota Cimahi memang
hanya empat orang. Namun, jika melihat pasar, potensi penjualan jamur
terbilang sangat menggiurkan."Menjanjikan
karena potensi pasarnya cukup bagus. Biasanya petani di Cimahi dijual
ke pasar secara kolektif," ujar Mita saat dihubungi via sambungan
telepon, Jumat (8/3/2019).Semua
petani jamur di Kota Cimahi menanam jamur jenis tiram dengan cara
dibudidayakan. Dikatakan Mita, dalam proses budidaya jamur itu, pihaknya
kerap melakukan pembinaan dan pelatihan kepada para petani."Pembinaannya dan pendampingan dari mulai budidaya sampai penanganan pasca panen," ujar Mita.Yulia
Ratnasari (39), petani jamur tiram asal Kampung Torobosan RT 02/12,
Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi membenarkan hal
itu. Menurutnya, potensi budidaya jamur sangat menjanjikan untuk
dijadikan bisnis.Hal
itu dialaminya sendiri sejak memutuskan untuk menjadi petani jamur
tiram tahun 2009. Awanya, kata Yulia, ia hanya membuat 5 ribu media
tanam jamur ditahun 2009, dengan modal sekitar Rp 12 juta. Namun karena
terlihat menjanjikan, akhirnya ia memutuskan untuk lebih memperbanyak
produksi, yakni menjadi 10 ribu baglog.Dari
10 ribu baglog itulah Yulia akhirnya bisa memperoleh penghasilan yang
lumayan besar setiap bulannya. Besarannya mencapai Rp 40-50 juta. Itu
belum termasuk pengeluaran, seperti honor pekerjanya."Sekarang allhamdulihah omset bersihnya allhamdulihah Rp 15 juta per bulan," ucap Yulia.