CIMAHI.- Ketua
Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Barat
Atalia Praratya Kamil melantik Ny. Lucyani Priatna sebagai Ketua TP PKK
Kota Cimahi, Rabu (6/3/2019). Tugas menanti Ny. Lucyani Priatna untuk
mendorong jajaran PKK membantu pemerintah sebagai mitra dalam
pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Pelantikan
istri Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna tersebut digelar di Aula Gedung A
Pemerintah Kota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi.
Selain dilantik menjadi Ketua TP PKK, Lucyani juga dilantik menjadi
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Bunda Literasi
Kota Cimahi.
Usai melantik, Atalia yang merupakan
istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya menantikan
kinerja Ny. Lucyani Priatna yang sepakat bakal berjuang bersama
memajukan Kota Cimahi. Baik melalui PKK, Dekranasda maupun media
literasi. "Allhamdulilah kita sudah sepakat kita akan terus berjuang
bersama-sama untuk masyarakat khususnya Kota Cimahi ini. PKK menjadi
mitra pemerintah di bidang pembangunan keluarga," ujarnya.
Ketua
TP PKK Kota Cimahi Lucyani Priatna mengatakan, setelah dilantik ia
bakal segera melakukan koordinasi dengan pengurus PKK Kota Cimahi untuk
membahas program dan sebagainya.
"InsyaAlloh
secepatnya saya akan koordinasi dengan pengurus. Mencari tahu program
yang sudah ada, kita akan tingkatkan lagi program pemberdayaan keluarga
lewat PKK," tuturnya.
Dia juga fokus pada
peningkatan minat baca masyarakat terutama anak-anak sejak dini.
"Membaca harus menjadi budaya, diawali dengan kebiasaan di rumah dengan
teladan dari orangtua," ujarnya.
Walikota Cimahi
Ajay M. Priatna menyatakan selamat kepada Ny. Lucyani Priatna. "Semoga
dengan tugas yang baru ini, bersama organisasi yang dipimpin dapat
menjadi mitra Pemerintah Kota Cimahi dalam mendukung program-program
pembangunan dan bahkan menorehkan banyak prestasi yang mengharumkan Kota
Cimahi," ujarnya.
Menurutnya, PKK merupakan
program nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah
yang pengelolaannya menggunakan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat.
"Untuk
percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan
dan partisipasi masyarakat, organisasi seperti PKK di semua tingkatan
dan Dekranasda mempunyai peranan dan peluang sangat besar dalam mengisi
dan mewujudkannya," katanya.