Loading...

Dukung Pemberdayaan UMKM, Pemkot Cimahi Gelar FGD Pemulihan Ekonomi Daerah

Arifin 12 April 2021 2456 kali dilihat
Bagikan:
Dukung Pemberdayaan UMKM, Pemkot Cimahi Gelar FGD Pemulihan Ekonomi Daerah
CIMAHI.-Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) terus mendukung program pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk bangkit menjalankan usaha. Hal itu sebagai upaya Pemkot Cimahi dalam mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Sebagai persiapan, dilakukan Forum Group Disscusion (FGD) Pemulihan Ekonomi Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Kota Cimahi yang berlangsung di Mason Pine Hotel Kota Baru Parahyangan, Kabupatan Bandung Barat.
"Kita melaksanakan rapat FGD beserta tim pemuluhan ekonomi daerah Kota Cimahi untuk merencanakan pemulihan ekonomi daerah di Kota Cimahi Tahun 2021-2022. Kita menggandeng berbagai unsur untuk  berembuk bagaimana pemulihan ekonomi daerah tahun 2021 maupun 2022. Mudah-mudahan membuahkan hasil untuk pemulihan ekonomi Cimahi," ungkap Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana.
Dijelaskannya, salah satu dalam mendukung percepatan PEN adalah program pemberdayaan UMKM, yang dilakukan Disdagkoperin Kota Cimahi, bagaimana mengangkat UMKM yang ada di Kota Cimahi bisa bangkit kembali, memproduksi maupun memasarkan produksinya baik itu di dalam maupun di luar Kota Cimahi, hingga ke luar negeri.
Menurut Ngatiyana, salah satu strategi dalam mendukung program pemberdayaan UMKM adalah menjalankan usaha melalui pemasaran dan penjualan secara online, dimana hal ini telah didorong untuk diterapkan sampai dengan tingkat kelurahan.
Pemkot Cimahi juga telah berupaya memberi berbagai solusi terhadap permasalahan para pelaku UMKM, diantaranya melalui pelatihan, kompetisi inovasi, lomba dan pendampingan kepada para pekerja yang bergerak di kelompok UMKM yang terdampak Covid-19 berdasarkan unit kompetensi masing-masing melalui Cimahi Small Business Innovation (CSBI) Competition.
"Untuk tahun 2021, ada beberapa rencana aksi yang akan dijalankan terkait dengan pengembangan UMKM, diantaranya yaitu pendampingan 76 kelompok juara CSBI, 1 koordinator dan 8 pendamping. Fasilitasi perijinan dan standarisasi produk UMKM, uji nutrisi, sertifikat halal, haki, 100 label  atau kemasan. Juga akan digelar inkubasi dengan peserta 75 tenant, pendampingan digitalisasi koperasi, pameran, termasuk
fasilitasi Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 untuk 44 ribu pelaku usaha Kota Cimahi.
"Melalui FGD pemulihan ekonomi KPED Kota Cimahi, saya harapkan rencana aksi akan dijalankan oleh Pemkot Cimahi dapat  dikembangkan lagi. Kami berharap kerjasama antara para pelaku usaha, institusi perbankan, organisasi pengusaha dan pemerintah dapat terus berjalan, sehingga terjadi sinergi dalam upaya bersama melakukan percepatan ekonomi nasional khususnya di Kota Cimahi," tuturnya.***