CIMAHI.-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi terus mendorong
vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan di Kota Cimahi.
Selain bagian dari persiapan pembelajaran tatap muka (PTM), vaksinasi
Covid-19 bagi guru juga sebagai upaya pencegahan terpapar virus
tersebut.
Kepala Disdik Kota Cimahi Harjono mengatakan, dalam dua
pekan terakhir ini digelar vaksinasi Covid-19 untuk guru. "Sabtu lalu
dan Sabtu besok digelar vaksinasi di SMPN 1 untuk guru bersamaan dengan
lansia untuk dosis ke-2. Kegiatan ini menyelesaikan vaksin bagi guru
yang baru dapat dosis 1," ujarnya.
Di lokasi tersebut, Harjono
menyebut, akan ada sekitar 280 guru yang menjalani vaksinasi.
"Pemanggilan awal 400 orang, ternyata yang lolos dan lanjut vaksin ke-2
hanya 280 orang. Alasannya tensi tinggi saat skrining, dan alasan
lainnya," katanya.
Pihaknya masih menyiapkan jadwal bagi guru dan tenaga kependidikan yang belum mendapat vaksin Covid-19.
"Terutama
guru PAUD yang masih banyak belum mendapat vaksin. Kita jadwalkan terus
agar cakupannya meningkat. Hal ini juga bagian dari upaya perlindungan
untuk mereka dari penyebaran covid-19," katanya.
Kasus Covid-19 yang
dialami kalangan guru dan siswa masih terus muncul di Kota Cimahi.
Harjono mengakui, ada kekhawatiran guru terpapar baik dari lingkungan
maupun dari tempat kerja di satuan pendidikan.
Karena itu, pihaknya
meminta sekolah membatasi aktivitas pertemuan fisik di sekolah. "Mulai
dari kebijakan WFO 25%, bagi raport maupun rapat sekolah online juga
untuk perpisahan dan kelulusan siswa. Tidak lupa terus mengedukasi para
guru agar prokes yang dilaksanakan selama simulasi hrs jadi kebiasaan
yang menjadi budaya," tuturnya.***