CIMAHI,Pemerintah Kota
Cimahi menyebar 3.000 paket beras bagi warga yang tidak masuk dalam data
penerima manfaat bantuan dari pemerintah pusat. Hal itu diharapkan
dapat membantu mengurangi beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19.
Peluncuran
bantuan dilakukan di Kelurahan Utama Jalan Raya Nanjung Kecamatan
Cimahi Selatan Kota Cimahi, Selasa (10/8/2021). Penyerahan bantuan
dilakukan simbolis kepada sejumlah warga.
Plt
Walikota Cimahi Ngatiyana mengatakan, penerima bantuan beras tersebut
merupakan warga yang membutuhkan yang tidak masuk Program Keluarga
Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) serta bantuan lainnya dari
pemerintah pusat.
"Disalurkan kepada warga yang
berhak menerima bantuan tapi belum mendapat bantuan. Diserahkan berupa
paket beras sebanyak 5 kg dari Kementrian Sosial dan 5 kg dari Pemkot
Cimahi, sehingga total yang diterima sebanyak 10 kg beras per keluarga
penerima manfaat (KPM)," ujarnya.
Secara bersamaan
di seluruh kelurahan digelar penyerahannya kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan bisa tuntas dalam waktu 1-2 hari," ucapnya.
Ngatiyana
mengatakan, bantuan disiapkan sebanyak 3.000 paket. "Penerimanya
sekitar 3,000 KPM. Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada
masyarakat," ungkapnya.
Selain bantuan tersebut,
berbagai bantuan sudah diserahkan kepada masyarakat dari pemerintah
pusat melalui kelurahan. "Penyaluran bantuan seperti PKH-BST juga sudah
dilakukan di tingkat kelurahan dalam bentuk dana dan tambahan bantuan
berasnya," imbuhnya.
Pihaknya meminta masyarakat
tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Jangan lupa diingatkan
warga agar tetap jaga prokes. Bagi yang masuk sasaran agar segera
divaksin. Ini menjadi upaya kita bersama untuk mencegah dari penyebaran
Covid-19," tuturnya.***