Loading...

Pemkot Cimahi Latih Tenaga Tracer Gunakan Aplikasi SiLacak

Arifin 11 Agustus 2021 730 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Cimahi Latih Tenaga Tracer Gunakan Aplikasi SiLacak

CIMAHI.-Pemerintah Kota Cimahi menggelar pelatihan untuk tenaga tracer.  Mereka siap bertugas melakukan pelacakan kasus Covid-19 sehingga penanganan kasus Covid-19 di Kota Cimahi bsa segera mendapat penanganan.
Demikian diungkapkan Plt. Walikota Cimahi Ngatiyana, usai membuka Pelatihan Pembinaan Tracer Covid-19 Kota Cimahi secara daring di Ruang Rapat Walikota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. "Tenaga tracer ini bagaimana mencari, melacak kasus Covid-19 termasuk kontak erat. Yang mana harus kita lakukan bersama-sama untuk menangani covid-19 di Kota Cimahi," ujarnya.
Pelibatan relawan dari kalangan masyarakat tersebut menindaklanjuti program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang juga melibatkan tim penggerak PKK dan Pramuka untuk melakukan percepatan tracing kontak erat.
Tenaga tracer tersebut sebanyak 163 personil berasal dari berbagai kalangan mulai dari kader PKK, Karang Taruna, tenaga kesehatan, hingga personil Babinsa-Bhabinkamtibmas.
"Mereka kita latih untuk menggunakan Silacak atau Sistem Aplikasi Pelacakan Covid-19. Dinkes Kota Cimahi sudah menyiapkan personil 163 orang dari berbagai kalangan. Mudah-mudahan hasil pelatihan bisa dipraktekkan di lapangan untuk pengejaran kasus hingga mendampingi selama isolasi mandiri. Sesudah pelatihan ini bisa langsung ke lapangan," katanya.
Pihaknya mencari tenaga tracer berusia muda sekitar 18-50 tahun. "Kita butuh yang enerjik, bisa menggunakan IT dan paham tata cara pelaporan. Sehingga pelacakan terhadap yang terkonfirmasi bisa segera terdeteksi dan tertangani," ungkapnya.
Ngatiyana mengklaim, Pemkot Cimahi sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan penularan Covid-19 di Kota Cimahi. "Bagaimana berbagai upaya penanggulangan kasus covid dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19. Hal itu bisa menurunkan laju penambahan kasus jika yang terkonfirmasi bisa segera kita temukan dan tangani sebelum menularkan ke orang lain," jelasnya.***