Loading...

Pemkot Cimahi Dorong Tingkat Konsumsi Ikan Lewat Gemarikan

Sadli 29 Juni 2022 421 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Cimahi Dorong Tingkat Konsumsi Ikan Lewat Gemarikan

CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi terus berupaya meningkatkan asupan ikan sebagai makanan yang dipilih masyarakat. Konsumsi ikan dapat berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat termasuk tumbuh kembang anak.

Seperti yang dilakukan pada Lomba Diversifikasi Olahan Ikan yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi dalam rangka HUT Ke-21 Kota Cimahi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 kelurahan se-Kota Cimahi, berbagai olahan ikan disajikan para peserta dalam lomba tersebut mulai dari makanan pembuka, cemilan, hingga makanan utama dengan bahan baku dasar ikan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi mengatakan, lomba diversifikasi olahan ikan merupakan suatu upaya dalam rangka penganekaragaman jenis olahan hasil perikanan dari bahan baku yang belum atau sudah dimanfaatkan dengan memperhatikan faktor mutu gizi dan keamanan pangan. “Sebagai usaha penting bagi peningkatan konsumsi produk perikanan baik kualitas maupun kuantitas serta penambahan nilai jual," ujarnya. 

Ngatiyana juga menjelaskan, dalam upaya meningkatkan peran sektor perikanan pada pembangunan ketahanan pangan dan gizi, Pemkot Cimahi menginisiasi berbagai program atau kegiatan yang menitikberatkan pada penguatan ketersediaan ikan, memfasilitasi kemudahan masyarakat dalam mengakses produk perikanan serta mendorong peningkatan konsumsi ikan yang bermutu dan aman. 

"Dalam rangka mendorong peningkatan konsumsi ikan yang bermutu dan aman, Pemkot Cimahi mengembangkan anjuran pemerintah dengan melaksanakan gerakan memasyarakatkan makan ikan (gemarikan), dan peningkatkan citra (image) produk perikanan, serta mengembangkan sistem mutu dan jaminan keamanan produk perikanan, bekerja sama dengan BKIPM (Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu) Bandung," terangnya.

Menurut Ngatiyana, lewat kegiatan ini juga mencari potensi ekonomi yang nantinya dikembangkan menjadi pelaku UMKM. "Terpilih 3 perwakilan kelurahan yang mendapatpembinaan dari chef yang menjadi juri lomba, dibina secara gratis, dilatih sehingga menjadi UMKM yang memiliki nilai ekonomi. Itu salah satu tujuan kita agar bisa bermanfaat bagi masyarakat," katanya.***