Loading...

FPRB Jadi Mitra Pemkot Cimahi Dalam Upaya Kurangi Resiko Bencana

Adhy Rahadhyan S.I.Kom 09 September 2022 598 kali dilihat
Bagikan:
FPRB Jadi Mitra Pemkot Cimahi Dalam Upaya Kurangi Resiko Bencana

CIMAHI - Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) telah menjadi mitra Pemkot Cimahi dalam urusan kebencanaan.  Integrasikan berbagai pihak perlu dilakukan demi mengurangi resiko bencana.

"Saya memberikan apresiasi pada FPRB yang ikut berperan serta membantu dalam upaya - upaya pengurangan risiko bencana di Kota Cimahi," ujar Wali Kota Cimahi Ngatiyana pada pembukaan Rakerda FPRB Kota Cimahi di Aula Gedung A Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi.

Secara geografis, klimatologis, dan hidrologis, Kota Cimahi berada di daerah yang memiliki potensi bencana baik yang disebabkan oleh alam ataupun non alam. Sehingga dibutuhkan rencana dan kebijakan terkait adaptasi dan mitigasi bencana. Pengurangan resiko bencana Kota Cimahi menjadi tanggungjawab bersama seluruh elemen.

"Sinergi, koordinasi serta menimalisir dampak yang ditimbulkan oleh bencana merupakan hal yang terbaik yang dapat dilakukan dalam menghadapi setiap bencana. Kunci utamanya terletak pada aspek pencegahan dan mitigasi bencana yang menjadi tanggungjawab bersama," ungkapnya.
Menurutnya, dalam penanggulangan bencana selain koordinasi antar lembaga dan memberdayakan elemen masyarakat yaitu memperkuat perencanaan sesuai potensi bencana itu sendiri.

"Melalui Rakorda Forum Pengurangan Resiko Bencana ini dapat menghasilkan rumusan atau kesepakatan bersama dimana peran semua stakeholder dapat berkontribusi secara menyeluruh sesuai aturan yang ada serta dapat dipertanggungjawabkan," imbuhnya.

Ngatiyana meminta peningkatan kesiapsiagaan di setiap unsur pentahelix di masyarakat dalam pengurangan risiko bencana, diperhatikan juga keterwakilan dari masing-masing aspek baik gender, usia dan keberagaman latar belakang anggotanya.

"Sesuaikan dengan kebutuhan pengurangan risiko bencana lokal dan budaya dimasing-masing wilayah setempat, serta fokuskan pada peningkatan ketangguhan masyarakat dalam penanggulangan bencana dan tetap berkoordinasi pada dinas terkait yang membidangi urusan bencana," pungkasnya.***