Loading...

BPBD Kota Cimahi Gandeng Kaum Perempuan Untuk Pelatihan Keluarga Tanggap Bencana Alam

Adhy Rahadhyan S.I.Kom 14 Februari 2023 1598 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI.- Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi menggelar Pelatihan Keluarga Tanggap Bencana Alam berlangsung di gedung Cimahi Techno Park Jalan Baros Kota Cimahi, Senin (13/2/2023). Lewat pelatihan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman tanggap darurat bencana di wilayah masing-masing.

Pelatihan diikuti 200 orang kaum perempuan yang tergabung dalam berbagai organisasi di Kota Cimahi. Kegiatan berlangsung satu hari dengan menghadirkan narasumber dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kota Cimahi.

PJ. Walikota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan mengatakan, potensi bencana serta dampak bencana di Kota Cimahi harus mendorong masyarakat meningkatkan kemampuan dalam melakukan pencegahan dan mitigasi bencana terutama di rumah tangga.

"Semua komponen masyarakat diharapkan dapat merespon pada saat menghadapi situasi kedaruratan bencana. Keluarga memiliki peran penting dalam pengurangan risiko bencana, diawali oleh kaum ibu/perempuan dapat memberikan sosialisasi pendidikan bencana sejak dini terutama kepada anak-anak dan remaja," ujarnya.

Untuk membangun masyarakat tangguh terhadap bencana, perlu mengutamakan pengelolaan risiko terpadu dengan melibatkan partisipasi seluruh masyarakat. Kunci menjadikan keluarga tangguh bencana ataupun tanggap terhadap bencana yaitu kemitraan antar lintas sektor sehingga tercipta sinergitas serta kolaborasi membangun komitmen bersama dalam urusan bencana.

"Mari kita budayakan sadar terhadap bencana sehingga mengetahui dan sadar akan risiko bencana dilingkungan kita. Serta senantiasa melakukan peningkatan pengetahuan khususnya terkait edukasi kesiapsigaan bencana, sehingga saat dihadapkan pada situasi darurat bencana dapat berdaya dengan menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan tetangga," ungkapnya.

Pihaknya berharap masyarakat menjadikan keluarga dan lingkungan sosial baik dari tingkat rt/rw/dusun menjadi satu kesatuan yang selalu berhubungan. "Hal ini sebagai kekuatan utama dalam kesiapsigaan berbasis keluarga di Kota Cimahi," tandasnya.***