Loading...

Pemkot Cimahi Minta Aparat Kewilayahan Intensifkan Pengawasan

Adhy Rahadhyan S.I.Kom 29 Maret 2023 1539 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Cimahi Minta Aparat Kewilayahan Intensifkan Pengawasan

CIMAHI - Di bulan suci Ramadan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kota Cimahi, Maria Fitriani mengatakan, pihaknya meminta aparat kewilayahan mengintensifkan pengawasan untuk mencegah adanya insiden yang meresahkan hingga mengganggu kenyamanan warga.

"Untuk kewilayahan diminta untuk lebih waspada lagi menjaga wilayahnya. Pak Wali juga sering mengingatkan ke lurah dan aparat di wilayah," imbuh Maria Fitriani pada Selasa (28/3/2023).

Seperti diketahui, pada awal Ramadan ini di Kota Cimahi pihak kepolisian sudah mengamankan sekelompok remaja di dua tempat berbeda karena membuat resah masyarakat.

Yakni sekelompok remaja yang hendak perang sarung dan sekelompok remaja yang membangunkan sahur dengan membawa peralatan seperti pengeras suara, drum plastik hingga senjata tajam. Namun para remaja itu sudah dikembalikan kepada orang tuanya.

Maria mengatakan, pihaknya sangat menyangkan adanya aksi meresahkan yang dibuat sekelompok remaja itu. Untuk itu, Pemkot Cimahi bersama stakeholder terkait seperti aparat kepolisian akan terus berkoordinasi untuk menjaga kekondusifan di Kota Cimahi.

"Kita dengan pihak kepolisian sudah ada komitmen untuk bersama-sama menjaga Kota Cimahi ini. Termasuk di bulan Ramadan ini, jangan sampai ada kejadian seperti perang sarung dan sebagainya," imbuhnya.

Dirinya melanjutkan, untuk rencana selanjutnya Pemkot Cimahi bakal memasang kamera CCTV di tempat-tempat yang rawan terjadinya aksi kriminal dan sebagainya di Kota Cimahi. Usulan pemasangan CCTV itu sudah masuk ke dalam Musrenbang untuk tahun 2024.

Namun jika anggarannya memungkinkan, pihaknya berharap pemasangan CCTV bisa lebih dipercepat pada anggaran perubahan 2023. "Upaya yang kita akan lakukan akan memasang CCTV di beberapa titik rawan, sudah masuk di Musrenbang. Paling cepat mungkin di perubahan," pungkasnya.