CIMAHI.-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi bergerak cepat melakukan penanganan dampak bencana akibat hujan deras yang melanda permukiman RW 10 Kp. Cireundeu Kelurahan Leuwigajah Kota Cimahi. Hujan yang memicu banjir menyebabkan kirmir saluran air longsor dan rumah warga rusak.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Cimahi Fithriandy Kurniawan mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat telah terjadi banjir dipicu hujan deras. "Saat tiba di lokasi, terjadi kerusakan pada rumah warga karena terdorong air. Selain itu, saluran air tertutup material longsor yang memicu air meluap menggenangi permukiman," ujarnya.
Personil langsung melakukan pembersihan saluran air. Selain itu, dilakukan kajian terhadap penyebab kejadian bencana dan assessment kerusakan rumah yang terjadi.
Hasil kajian BPBD Kota Cimahi menunjukkan banjir memicu longsornya tembok penahan tanah (TPT) yang masuk ke saluran air hingga air menerjang permukiman di Kp. Cireundeu.
"Hujan deras picu longsor TPT mengakibatkan materialnya menutup saluran hingga air meluber. Hasil pendataan, rumah rusak mencapai 8 unit diisi 12 KK sejumlah 32 jiwa. Juga ada warga mengalami luka ringan di bagian kaki, untuk sementara warga terdampak mengungsi dulu," imbuhnya.
Hasil assessment dampak bencana disampaikan ke dinas terkait. "Hasil kajian kami koordinasikan ke dinas teknis terkait untuk ditindaklanjuti. Untuk tahap awal dilakukan pembersihan saluran air dari material reruntuhan secepatnya. Setelah itu penanganan lanjutan oleh dinas terkait yang berwenang," tuturnya.***