CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi menggelar salat ghaib dan doa bersama di Masjid As-Salam Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. Kegiatan tersebut merupakan wujud rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya sejumlah saudara sebangsa akibat insiden dalam aksi unjuk rasa di beberapa daerah di Indonesia.
Kegiatan salat ghaib dan doa bersama digelar berkaitan dengan kondisi bangsa indonesia yang tengah dilanda gelombang demonstrasi masyarakat yang meluas menjadi kerusuhan massal yang menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Kegiatan dipimpin Kiai Haji Sodiq M. Nawawi diikuti oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, dan jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, doa bersama diharapkan menjadi kekuatan spiritual yang mampu menenangkan hati, memperkuat tekad, dan membuka jalan bagi kebaikan. Kegiatan shalat ghaib dan doa bersama di lingkungan Pemkot Cimahi ini menjadi momentum penguatan spiritual sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Kota Cimahi agar tetap aman, damai, dan harmonis.
"Semoga melalui doa bersama ini warga Kota Cimahi dan juga seluruh rakyat Indonesia agar senantiasa berada dalam perlindungan dan rahmat Allah SWT," ujarnya.
KH. Sodiq M. Nawawi menyatakan, kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan agar Kota Cimahi tetap kondusif. Dirinya meminta agar masyarakat Kota Cimahi dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban kota.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Cimahi, saya titip jaga kota kita supaya tenang, aman, dan nyaman," ujarnya.
Lebih lanjut, KH. Sodiq berpesan agar masyarakat tidak mudah terpancing segala bentuk provokasi yang menimbulkan keresahan. "Masyarakat tidak boleh terprovokasi dengan ajakan-ajakan yang tidak bertanggung jawab, yang akhirnya menimbulkan ketidakamanan, ketidaknyamanan kota Cimahi. Saya titip saya menghimbau kepada semua lapisan masyarakat supaya tetap aman, nyaman, jangan terprovokasi oleh siapapun," tandasnya.**