Loading...

Pelantikan 123 Pejabat Fungsional Cimahi: Komitmen Pemerintah Tingkatkan Layanan Publik

Rano Hardiana 10 September 2025 737 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI.– Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi menggelar kegiatan Pengangkatan dan Pelantikan Jabatan Fungsional di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Selasa (9/9). Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi, kepala perangkat daerah, serta para pejabat fungsional yang baru dilantik. 

Pada pelantikan ini sebanyak 123 pejabat fungsional mengikuti pengambilan sumpah/janji jabatan. Pegawai yang diangkat terdiri dari berbagai bidang. Di antaranya, 9 orang penata kelola penanaman modal di DPMPTSP, 2 analis ketahanan pangan di Dispangtan, serta 22 kepala sekolah yang diberikan tugas tambahan oleh Dinas Pendidikan. Selain itu, terdapat juga 8 penilik dan 14 pengawas sekolah hasil perpindahan dari jabatan lain di Dinas Pendidikan, serta 2 pejabat pengawas urusan pemerintahan daerah (PPUPD) di Inspektorat.

Dari jalur PPPK tahap 1, turut dilantik 17 orang pemadam kebakaran di bawah Satpol PP, 12 pamong belajar, dan 29 guru di lingkungan Dinas Pendidikan. Sementara itu, pada sektor sosial terdapat 7 pekerja sosial yang resmi bertugas di Dinas Sosial, dan bidang kesehatan diperkuat dengan pengangkatan 1 bidan di Dinas Kesehatan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyebutkan bahwa pelantikan ini selain menjadi jenjang karir ASN tapi juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang muaranya adalah peningkatan layanan publik Pemkot Cimahi.

 “Pengangkatan dan pelantikan jabatan fungsional ini merupakan salah satu bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk pembinaan, pemantapan kapasitas kelembagaan serta pengembangan karir ASN,” tutur Ngatiyana.

Ngatiyana menjelaskan, jabatan fungsional sangat erat kaitannya dengan keahlian dan keterampilan tertentu sesuai kebutuhan organisasi. Pejabat yang baru dilantik dinilai telah memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk pengabdian di Kota Cimahi.

“Gunakanlah keahlian dan keterampilan tersebut dengan optimal sebagai bentuk kontribusi kepada daerah yang kita cintai dan banggakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tugas sebagai pejabat fungsional menuntut integritas, profesionalisme, dan inovasi dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. Kerja sama antar unit kerja juga menjadi kunci kelancaran kinerja birokrasi.

Di tengah tuntutan peran fungsional, Ngatiyana tak menyangkal adanya tantangan di masa depan. Namun ia meyakini, dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan motivasi yang tinggi, pejabat fungsional Cimahi mampu mengatasinya. Pemerintah Kota Cimahi pun berkomitmen memberikan dukungan dan fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang kinerja ASN.

Ngatiyana mengingatkan seluruh ASN untuk menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, menciptakan pola komunikasi positif di setiap lini, serta menunjukkan komitmen kerja demi peningkatan pelayanan publik dan sinergi antar perangkat daerah. Secara khusus, ia juga menekankan peran kepala sekolah untuk menghadirkan program unggulan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga memperkaya pengalaman hidup siswa. 

“Keberhasilan pembangunan daerah bergantung pada komitmen dan kerja sama seluruh jajaran pemerintahan. Dengan semangat dan sikap profesional, saya yakin kita dapat mewujudkan Kota Cimahi yang mantap dan makin hepi,” tutupnya.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap seluruh pejabat fungsional dapat menjalankan amanah demi kemajuan dan keberhasilan tata kelola pemerintahan daerah.***