Loading...

53 Tahun PKK Bergerak, Cimahi Fokus Bangun Keluarga Tangguh dan Bebas Stunting

Riva Adam Puteri 13 November 2025 458 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi menggelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025 di Alam Wisata Cimahi, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, selaku Pembina TP PKK Kota Cimahi, Ketua TP PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih, jajaran TP PKK Provinsi Jawa Barat, perangkat daerah, serta para kader PKK dari tingkat kecamatan dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ngatiyana menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, bahagia, dan sejahtera. Ia menegaskan bahwa PKK selama 53 tahun telah menunjukkan kiprah nyata sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial.

“Momen ini penting untuk refleksi dan revitalisasi seluruh kegiatan gerakan PKK. Gerakan PKK harus terus dinamis dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi jati dirinya,” ujar Ngatiyana.

Mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, Wali Kota mengajak seluruh kader memperkuat gotong royong, meningkatkan partisipasi, dan menanamkan kembali semangat kepemilikan terhadap program PKK. Ia menekankan bahwa keluarga menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.

“Keluarga yang tangguh akan melahirkan generasi unggul. Karena itu, peran PKK sebagai penggerak dan pembina keluarga menjadi sangat penting,” ujarnya.

Kepada awak media, Ngatiyana juga menyoroti komitmen TP PKK Cimahi dalam mendukung program nasional Zero Stunting melalui kolaborasi dengan DP3AP2KB. Ia menyebut, PKK bersama kader di tingkat kelurahan dan kecamatan aktif melakukan pendataan ibu hamil, pemberian asupan gizi, serta pengawasan 1.000 hari pertama kehidupan anak untuk mencegah stunting.

“PKK bersama DP3AP2KB turun langsung mendampingi ibu hamil dan balita agar anak-anak lahir sehat dan cerdas, tanpa stunting,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kader agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk digitalisasi dan tantangan sosial ekonomi.

“PKK tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sangat diperlukan agar program PKK semakin efektif,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, TP PKK juga menyerahkan penghargaan kader berprestasi dan Adhi Bhakti 2025, serta bantuan beras Fortivit dan makanan tambahan bagi ibu hamil, menyusui, dan balita berisiko stunting.