CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pendidikan Kota Cimahi menggelar kegiatan Gebyar PAUD Kota Cimahi Tahun 2025 pada Minggu (16/11) di Selasar Gedung B Pemerintah Kota Cimahi. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi sekaligus ruang edukasi bagi ratusan peserta didik PAUD yang hadir bersama orang tua mereka. Berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, dan keberanian anak sejak usia dini sebagai bekal mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Pelaksanaan Gebyar PAUD ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Dinas Pendidikan menegaskan pentingnya sinergi antara pendidik, orang tua, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan pentingnya peran guru dan tutor PAUD dalam menyiapkan generasi masa depan yang berkarakter. Ngatiyana menyebut bahwa pembentukan karakter, etika, serta kepribadian menjadi fondasi utama yang harus dibangun sejak dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik, cerdas, dan siap menjadi pemimpin di masa mendatang. Pemerintah Kota Cimahi terus mendorong agar pendidik mampu mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Ngatiyana menerangkan bahwa kegiatan Gebyar PAUD tahun ini diikuti sekitar 650 peserta didik PAUD yang hadir bersama para orang tua. Ngatiyana menyebutkan bahwa format kegiatan kali ini menjadi alternatif pengganti manasik haji yang sebelumnya biasa dilaksanakan, namun kini ditransformasikan menjadi kegiatan yang lebih menstimulasi kreativitas seperti mewarnai dan menggambar. Pendekatan ini memberikan ruang bagi anak untuk belajar dengan cara menyenangkan sambil tetap mendapatkan arahan dari para pendidik.
Selain fokus pada aspek karakter, Wali Kota Cimahi juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pendidikan anak usia dini. Ngatiyana menjelaskan bahwa Pendidikan budaya Sunda, khususnya budaya Jawa Barat, perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak memiliki jati diri dan rasa cinta terhadap daerahnya. “Kita hidupkan budaya melalui anak-anak sejak dini, termasuk budaya lokal seperti budaya sunda yang rencananya akan kita masukkan ke dalam kurikulum ataupun ekstrakurikuler untuk mengangkat budaya,” tambahnya.
Gebyar PAUD Tahun 2025 di Kota Cimahi menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang menyenangkan sekaligus bermakna. Gebyar PAUD tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga menjadi momentum untuk mengangkat dan melestarikan budaya daerah melalui generasi penerus.