CIMAHI.- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi menjamin ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) meskipun ada pengurangan jatah karena blanko yang tersedia di pemerintah pusat diprioritaskan untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, Tri Lospala Chandra mengatakan, biasanya jatah blanko KTP-el yang diberikan pemerintah pusat sebanyak 4.000-6.000 keping. Namun pengambilan terakhir hanya 1.000 keping.
"Stok di pusat masih ada. Kita masih datang ke sana, masih menerima distribusi blanko. Walaupun jumlahnya tidak seperti biasanya kita datang, 4.000-6.000, paling 1.000-2.000 saat ini. Tapi kondisi aman, apalagi untuk Kota Cimahi," kata Tri, Senin (19/1/2026).
Berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, terang Tri, distribusi blanko KTP-el memang sedikit dibatasi. Sebab, pemerintah pusat fokus melakukan pemilihan administrasi kependudukan korban banjir bandang di Aceh dan Sumatra.
"Aceh dan Sumatera itu yang terkena dampak, yang banyak warganya kehilangan dokumen administrasi kependudukannya. Tapi untuk kabupaten kota lainnya tetap mendapatkan distribusi, tapi tidak sebanyak seperti biasanya," kata Tri.
Pihaknya, kata Tri, rutin melakukan pembaruan informasi ketersediaan blanko sebagai bentuk transparansi pelayanan publik kepada masyarakat. Sehingga bagi warga Kota Cimahi tak perlu khawatir akan kehabisan stok blanko KTP-el.
"Sampai saat ini tidak ada kendala terkait dengan ketersediaan blanko. Jadi untuk warga yang membutuhkan KTP, mau cetak ulang, mau yang baru pemula untuk membuat dokumen KTP, kita masih bisa layan dan blanko masih ready," imbuhnya.
Sementara untuk perekaman KTP-el, lanjut Tri, untuk tahun 2025 melampaui target yang dicanangkan pemerintah pusat yaitu 99,4 persen. Realisasi perekaman KTP-el di Kota Cimahi mencapai 99,47 persen.
"Kalau dibandingkan dengan 2024, agak sedikit turun targetnya ya. Kita lihat tahun 2024 ini 99,8-an kalau tidak salah, tapi yang sekarang 99,47," pungkasnya.***