Loading...

BPBD Kota Cimahi Lakukan Asessment Kaji Cepat Dampak Bencana Angin Puting Beliung

Riva Adam Puteri 09 Maret 2026 133 kali dilihat
Bagikan:
BPBD Kota Cimahi Lakukan Asessment Kaji Cepat Dampak Bencana Angin Puting Beliung

CIMAHIBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melakukan assessment kaji cepat terhadap dampak bencana angin puting beliung yang melanda Kota Cimahi pada Jumat (6/3/2026). Terjangan angin kencang menyebabkan kerusakan rumah, bangunan ibadah, tempat usaha, hingga satu unit kendaraan roda empat tertimpa pohon yang ambruk tersapu angin. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Fithriandy Kurniawan mengatakan, pihaknya melakukan assessment kaji cepat untuk mendata kerusakan yang muncul dampak bencana tersebut.

"Dilaksanakan asessment untuk mengetahui kondisi kerusakan bangunan. Dan melihat kebutuhan tanggap logistik, untuk bantuan sudah disalurkan," ujarnya.

Dampak bencana terlaporkan di beberapa lokasi. "Terjadi beberapa kejadian angin pitong beliung dengan tiga daerah utama, yaitu di seputaran Pemkot Cimahi jalan Raden Demang Hardjakusumah, kelurahan Padasuka dan di Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi Tengah dan sebagian di Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara," ucapnya.

Dja menyatakan, kerusakan pada bangunan terbagi menjadi kerusakan ringan, sedang, dan berat. "Kebanyakan kerusakan pada bagian atap yang beterbangan tersapu angin, ada yang rusak sebagian tapi ada juga yang atapnya habis. Selain itu, Ada bangunan yang temboknya ambruk," ucapnya.

Di ruas Jalan Raden Demang Hardjakusumah sebagai akses ke kompleks Pemkot Cimahi, sebanyak 5 pohon bertumbangan diterjang angin puting beliung. "Dampaknya, 1 unit mobil pick up, gerobak makanan, hingga sejumlah warung kuliner tertimpa batang kayu," imbuhnya.

Juga terdapat warga yang mengalami luka akibat terkena serpihan atap dan benda beterbangan. 

"Warga yang luka-luka langsung ditangani, ada yang sempat dibawa ke rumah sakit tapi sudah kembali ke rumah," katanya.

Dia menjelaskan, fenomena angin kencang telah diperingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

"Kami akan menyebarluaskan informasi BMKG soal antisipasi fenomena cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Bandung Raya termasuk Kota Cimahi. Masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati supaya lebih aman di keadaan bencana," tandasnya.**