CIMAHI - Pemerintah Kota (Pemkot) memastikan ketersediaan komoditas pangan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warganya hingga lebaran 2026. Kepastian itu didapat berdasarkan hasil pengawasan dan pemantauan rutin oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Cimahi
"Kalau untuk stok kami pastikan aman termasuk menjelang Idulfitri nanti. Kami terus melakukan pemantauan untuk memastikan tak ada kelangkaan," kata Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2026).
Selain itu, dirinya memastikan sejauh ini tidak ada gejolak harga di pasaran. Pemkot Cimahi pun mengimbau pedagang tidak menjual komoditas pangan di atas harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan yang sudah ditetapkan pemerintah.
"Khusus untuk barang yang diatur secara regulasi dan ada HET mohon ditaat, jangan sampai menjual komoditas di atas HET yang sudah ditetapkan. Pemantauan terus dilakukan dan sejauh ini kondusif," ungkap Adhitia.
Pemkot Cimahi, lanjut dia, sudah menyiapkan dan menjalankan sejumlah program yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi. Di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan sejumlah komoditas pangan dengan harga di bawah pasaran.
Selain itu, ada Sibesti alias Siapkan Beras untuk Masyarakat. Program Sibesti yang bertujuan mendukung masyarakat kurang mampu menghadirkan paket bantuan beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau. Ada juga bazzar yang biasanya digelar dua pekan sekali di selara Gedung B Pemkot Cimahi.
"Tentu saja itu untuk menjaga stabilitas harga pangan dan inflasi. Selain itu juga untuk meringankan beban masyarakat juga. Mudah-mudahan harga di pasaran tetap stabil juga di bulan Ramadan ini," kata Adhitia.