Loading...

Pemkot Cimahi Bergerak Cepat Tangani Dampak Angin Puting Beliung

Riva Adam Puteri 10 Maret 2026 168 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Cimahi Bergerak Cepat Tangani Dampak Angin Puting Beliung

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem berupa angin puting beliung yang melanda di beberapa titik wilayah Kota Cimahi pada Jumat (6/3/2026). Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, penanganan darurat dilakukan mulai dari evakuasi pohon tumbang, pengaturan arus lalu lintas, hingga penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengatakan pemerintah daerah langsung memprioritaskan pemulihan kondisi di lapangan, terutama untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan masyarakat.

“Ada beberapa pohon yang tumbang, kita terus tangani. Kita fokus dulu supaya lalu lintas berangsur normal. BPBD juga sedang mengassessment beberapa titik lain di Kota Cimahi di kelurahan lain yang terduga terdampak angin puting beliung,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Sebagai langkah cepat, berbagai perangkat daerah dikerahkan ke lokasi terdampak. Tim Tangkas, Jagawana, serta UPT Persampahan dari Dinas Lingkungan Hidup melakukan pembersihan daun dan ranting yang berserakan di kawasan Pasar Pemkot dan ruas Jalan Raden Demang Hardjakusumah.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Cimahi melakukan pengamanan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan akibat pohon tumbang. Pengaturan lalu lintas dilakukan di sejumlah titik, termasuk kawasan Bunderan Jati dan jalur menuju Ciawitali yang sempat ditutup sementara guna mendukung proses evakuasi.

Petugas juga melakukan perbaikan jaringan penerangan jalan umum serta jaringan kabel udara yang terdampak dahan pohon di beberapa ruas jalan, seperti Jalan Raden Demang Hardjakusumah dan Jalan Margamulya, Kelurahan Citeureup.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial Kota Cimahi menyalurkan bantuan logistik dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dinsos Provinsi Jawa Barat bagi warga yang terdampak cuaca ekstrem, termasuk di Kelurahan Padasuka dan Kelurahan Cibeber.

Sehari setelah kejadian, Sabtu (7/3/2026), Wakil Wali Kota kembali turun langsung meninjau lokasi terdampak di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, untuk memastikan kondisi warga sekaligus memantau proses penanganan.

“Sekarang dari Pemerintah Kota Cimahi sudah memberikan beberapa bantuan yang sifatnya penanganan cepat mulai dari terpal, kitchenware, makanan, dan lain sebagainya,” ujar Adit.

Ia menambahkan, pemerintah juga tengah menyelesaikan proses asesmen untuk menentukan langkah lanjutan penanganan, termasuk asesmen bantuan perbaikan rumah melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

“Lalu kemudian kita akan selesaikan proses assessment agar didorong nanti ke dinas terkait agar bisa masuk ke dalam program rutilahu,” katanya.

Menghadapi kondisi cuaca yang masih tidak menentu dalam beberapa hari ke depan, Pemerintah Kota Cimahi mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalan yang dipenuhi pepohonan besar.

“Lima hari ke depan ini kita harus antisipasi. Saya titip ke warga Cimahi tetap waspada, hati-hati dalam berkendara terutama ketika melewati ruas-ruas jalan yang memang banyak pohon-pohon besar,” ujarnya.

Pemkot Cimahi memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan guna mempercepat pemulihan kondisi di wilayah terdampak, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.