CIMAHI - Pos Terpadu Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 di Alun-alun Cimahi menjadi pilihan pemudik untuk beristirahat sejenak. Mereka juga banyak mengakses layanan lain yang tersedia demi mendukung kegiatan mudik yang aman dan selamat.
Berbagai pos pelayanan yang didirikan Pemkot Cimahi diantaranya Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar, dan BPBD. Ada juga Pos Terpadu Polres Cimahi, PMI Kota Cimahi, dan juga pos mudik Baznas Jawa Barat.
Para pemudik beristirahat sejenak pada lokasi yang telah disediakan, juga terdapat makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi. Bagi masyarakat yang kelelahan atau mengalami kecelakaan mendapat layanan kesehatan yang tersedia.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira didampingi Sekda Kota Cimahi Maria Fitriana turut memantau kondisi pos terpadu melihat kesiapan personel lintas instansi dalam menghadapi libur Lebaran 2026.
"Ada kecelakaan lalu lintas dua orang ditangani oleh Pos PMI, ada juga yang ditangani oleh Pos BPBD. Ada pemudik dari Bekasi ke Cilacap dan mengalami jatuh di Purwakarta. Dalam kondisi luka sampai juga ke Kota Cimahi, lalu dibantu ditangani oleh personil Pos PMI Cimahi. Artinya, pelayanan di Pos Terpadu Kota Cimahi tidak memilah-milah, siapapun pemudiknya, dari manapun dan tujuan ke manapun. Selama membutuhkan bantuan dan pertolongan akan dibantu," ungkapnya.
Dia mengatakan, keberadaan pos terpadu yang telah disiapkan menjadi pusat layanan utama bagi para pemudik. "Apalagi kita sudah siapkan pos terpadu untuk pelayanan secara maksimal. Seluruh layanan dirancang ramah bagi pemudik dengan semua aspek pelayanan dengan dukungan dari berbagai instansi vertikal dan horizontal," jelasnya.
Pemerintah Kota Cimahi menyiapkan dua titik posko utama untuk mendukung kelancaran arus mudik dari dua arah.
"Untuk arah ke Bandung posko mudik berada di Alun-alun, sementara arah sebaliknya posko mudik ada di Kebon Kopi. Jadi dua sisi arah kita siapkan posnya untuk pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya. (Bidang IKPS)**