Loading...

Pemkot Cimahi Siapkan Anggaran 36 Miliar Pembebasan Lahan Pembangunan Underpass Gatot Subroto

Riva Adam Puteri 22 April 2026 31 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Cimahi Siapkan Anggaran 36 Miliar Pembebasan Lahan Pembangunan Underpass Gatot Subroto
CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi menyiapkan anggaran sebesar Rp36 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Underpass Gatot Subroto sebagai upaya mengurai kemacetan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan anggaran tersebut untuk membebaskan lahan seluas 3.000 meter persegi di sepanjang Jalan Gatot Subroto hingga Jalan Baros, melintasi perlintasan sebidang kereta api. 

"Cimahi bertanggungjawab untuk pembebasan lahan di sekitaran lokasi itu (underpass) saja. Jadi lahannya sekitar 3.000 meter yang terdampak, ada yang punya TNI, kemudian ada kantor pos, kantor PT Telkom, Mess Kodiklat, semua dialokasikan segitu," kata Ngatiyana saat ditemui, Senin (20/4/2026).

Sementara pembangunan Underpass Gatot Subroto itu sepenuhnya dibiayai Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengingat status Jalan Gatot Subroto dan Jalan Baros merupakan milik provinsi. 

"Sekarang kita sedang menunggu lelang, karena nanti yang membangun itu dari provinsi. Kalau kita hanya untuk pembebasan lahannya saja, mudah-mudahan di bulan Mei atau Juni sudah bisa dilaksanakan fisiknya," kata Ngatiyana. 

Nantinya akan ada rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan selama pembangunan Underpass Gatot Subroto. Skema rekayasa sudah disiapkan kepolisian dan Dinas Perbubungan (Dishub) Kota Cimahi. 

"Kita sudah siapkan semuanya, komunikasi dengan Kodam, Provinsi Jawa Barat, sampai Mabes AD terus dijalin. Mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan," kata Ngatiyana. 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Maria Fitriana mengatakan proyek underpass tersebut sepenuhnya dikerjakan dan didanai Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengerjaan diprediksi berlangsung selama 10 bulan hingga Desember 2026, dengan anggaran sebesar Rp100 miliar. 

"Targetnya itu provinsi selesai pengerjaan di Desember 2026, sekitar 10 bulan. Semua anggaran itu dari sana, kita hanya pembebasan lahan," kata Maria. (Bidang IKPS)**