Loading...

Cek Rute Lalu Lintas Selama Pembangunan Underpass di Kota Cimahi

Sarwindha 19 Agustus 2026 716 kali dilihat
Bagikan:
Cek Rute Lalu Lintas Selama Pembangunan Underpass di Kota Cimahi

CIMAHI - Rekayasa lalu lintas untuk mendukung embangunan Underpass Gatot Subroto di Kota Cimahi, Jawa Barat sudah diberlakukan pada Rabu (19/8/2026). Sepanjang proses pembangunan, Jalan Gatot Subroto yang menjadi akses utama menuju Gerbang Tol Baros, Leuwigajah dan sekitarnya akan ditutup.

 

Ada sejumlah jalan alternatif yang bisa dilalui pengendara menuju akses Tol Baros, Leuwigajah dan sekitarnya. Alternatif pertama bisa melewati Jalan Padasuka Indah-Flyover Padasuka-Jalan Pojok Dustira-Jalan Warung Contong-Jalan Sudirman-Jalam Urip Sumoharjo-Jalan Taman Kartini-Jalan Baros.

 

Kemudian via Jalan Usman Dhomiri-Jalaj Kebon Manggu-Flyover Padasuka-Jalan Pojok Dustira-Jalan Warung Contong-Jalan Sudirman-Jalam Urip Sumoharjo-Jalan Taman Kartini-Jalan Baros. Alternatif lainnya bisa tetap melewati Jalan Gator Subroto namun akan diarahkan ke Jalan Pasir Kumeli tepat di depan Lapang Rajawali menuju Jalan Bapa Ampi dan keluar di Jalan Baros.

 

Namun jalan alternatif itu tak berlaku untuk kendaraan besar seperti bus dan truk. Kendaraan besar diarahkan via Jalan Amir Machmud-Jalan Mahar Martanegara-Gerbang Tol Baros atau via Gerbang Tol Pasirkoja, Kota Bandung. Rekayasa lalu lintas itu akam diberlakukan 24 jam selama proses pembangunan underpass dilaksanakan. 

 

"Hari ini pemberlakuan rekayasa lalu lintas dalam rangka pmbangunan Underpass Gatot Subroto. Rencana pengalihan arus sudah kita siapkan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang di lokasi.

 

Personel gabungan dari Dinas Perhubungan, TNI dan Polri akan di tempatkan di 28 titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Ada sejumlah titik yang diprediksi akan mengalami kepadatan karena adanya penambahan dari volume kendaraan.

 

Seperti Jalan Pasir Kumeli hingga Jalan Bapa Ampi dan kawasan Padasuka hingga Jalan Warung Contong. Sebab, kendaraan yang biasanya melewati Jalan Gatot Subroto akan dialihkan semua ke jalan alternatif tersebut. 

 

"Potensi kepadatan akan terjadi di beberapa titik. Kita akan menyiapkan dan menempatkan personel untuk mengatur lalu lintas. Rambu-rambu lalu lintas juga sudah mulai dipasang," kata Endang.

 

Berdasarkan laman resmi LPSE Jabar, proyek Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, pembangunan Underpass Gatot Subroto dikerjakan PT Modern Widya Tehnical sebagai pemenang lelang. Pagu anggarannya mencapai Rp150 miliar dengan harga terkoreksi Rp126 miliar. 

 

Endang melanjutkan, selain amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perketaapian, pembangunan underpass nantinya akan berdampak terhadap arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto hingga Baros. Apalagi kawasan itu semakin padat karena meningkatnya aktivitas pergerakan kereta api.

 

"Harapannya tentu saja dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi pada saat kereta api melintas dan mengurangi kecelakaan lalu lintas," kata dia," ujar dia.(Bidang IKPS**)