CIMAHI - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Leuwigajah di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi bakal mengakomodir produk lokal olahan singkong khas Kampung Adat Cireundeu. Operasional koperasi yang berada di kawasan Kampung Adat Cireundeu itu masih menunggu lampu hijau.
"Kalau untuk usaha koperasi kita sedang menunggu arahan dari pemerintah pusat. Tapi pasti kalau prodak muatan lokal akan diakomodir, begitu juga barang-barang bersubsidi," kata Sekretaris Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Emir Faisal, Jumat (23/10/2026).
Sejauh ini, baru satu gerai KDKMP di Kota Cimahi yang sudah terbangun 100 persen. Sedangkan sisanya belum terbangun karena terkendala lahan.
"Yang sudah selesai gerainya satu. Sisanya memang sampai sekarang untuk 14 kelurahan kami itu kesulitan untuk memenuhi lahan yang 1.000 meter persegi," ujarnya.
Dirinya mengatakan, sejak awal Pemkot Cimahi bersama 15 kelurahan yang ada di Kota Cimahi sudah berupaya untuk mencari dan menyiapkan lahan 1.000 meter persegi untuk pembangunan gerai koperasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu. Namun memang luas wilayah Cimahi yang terbatas meniadi kendalanya.
"Kalau kami sekarang sedang menunggu tahap kedua yang infonya ada prototype yang luasnya dibawah 1.000 meter. Kalau untuk yang 1.000 meter baru itu saja satu karena keterbatasna lahan dan udah dilaporkan terus (ke pemerintah pusat)," ungkap Emir.
Untuk KDKMP Leuwigajah yang gerainya sudah berdiri, pihaknya bersama pihak terkait sudah melakukan validasi dan verifikasi yang hasilnya sudah dinyatakan layak dengan catatan. Sedangkan untuk operasionalnya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.
"Kita sedang nunggu arahan untuk operasionalnya. Akan bisa dimulai kalau sarana prasarana sudah siap. Semua sudah kita laporkan, verifikasi dan validasi juga sudah, kita menunggu tahap lanjut aja," ujar Emir.
Selain itu, Emir juga memastikan KDKMP Leuwigajah sudah memiliki manajer yang ditempatkan dari pemerintah pusat. Manajer itu sudah mendapat pembindaan dan pelatihan sebelumnya. "Manajer sudah ada ditempatakan satu orang," tandasnya. Bidang IKPS**