Loading...

HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Perkuat Peran Kader dalam Pembangunan Kota Cimahi

Riva Adam Puteri 27 Oktober 2026 18 kali dilihat
Bagikan:
HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Perkuat Peran Kader dalam Pembangunan Kota Cimahi

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi mendorong penguatan peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam meningkatkan kualitas keluarga, mempercepat penurunan stunting, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cimahi Ngatiyana pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kota Cimahi tahun 2026 di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Selasa (27/10/2026).

Ngatiyana menyebut gerakan PKK memiliki peran strategis karena pembangunan masyarakat berawal dari keluarga.

Ia juga menegaskan, keberhasilan PKK tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, terutama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, peduli, dan sejahtera.

Peringatan HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menjadi pengingat agar program PKK dilaksanakan secara konsisten dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satu perhatian Pemerintah Kota Cimahi adalah percepatan penurunan stunting. Dalam sambutannya, Ngatiyana menyebut prevalensi stunting di Kota Cimahi turun dari 24,5 persen pada 2024 menjadi 22,3 persen pada 2025. Meski menunjukkan kemajuan, upaya pencegahan tetap perlu diperkuat melalui edukasi gizi, pengasuhan, pemantauan tumbuh kembang anak, dan peningkatan akses layanan.

Kader PKK diharapkan turut berperan dalam menyampaikan informasi yang benar serta menghubungkan keluarga dengan layanan yang dibutuhkan. Kolaborasi dengan perangkat daerah terkait juga terus didorong melalui program Kampung Keluarga Berkualitas dan edukasi gizi melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

Selain kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan menjadi bagian penting gerakan PKK. Pengembangan keterampilan dan usaha rumah tangga perlu diperkuat agar keluarga semakin mandiri dan memiliki daya saing.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, tetapi memiliki peran besar dalam membentuk kualitas dan karakter bangsa.

"Penguatan 10 Program Pokok PKK bukan sekadar rutinitas program dan kegiatan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa," pungkasnya. (Bidang IKPS)***