Loading...

Siap Sukseskan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 Kota Cimahi Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wali Kota

Rano Hardiana 10 Juni 2024 267 kali dilihat
Bagikan:
NotFound
Menjelang masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemerintah Daerah Kota Cimahi menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Tahun 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kota Cimahi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi yang membuka secara resmi kegiatan sosialisasi ini menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kota Cimahi memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk memastikan bahwa proses pemilihan berlangsung dengan lancar, transparan, dan demokratis.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam mewujudkan proses kehidupan demokrasi di Kota Cimahi yang sehat, transparan, akuntabel dan bentuk ikhtiar Pemerintah Kota Cimahi dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024," tutur Dicky.

Dicky juga menyampaikan berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, telah ditetapkan hari Rabu tanggal 27 November 2024 sebagai hari dan tanggal pemungutan suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024 secara serentak di seluruh Indonesia.

Pilkada Serentak Tahun 2024 memiliki makna penting karena event ini merupakan pengejawantahan nilai-nilai demokrasi hingga ke daerah, yang menjadi momen dimana Warga Cimahi dapat menggunakan hak-nya untuk memilih pemimpin yang dianggap mampu mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat Kota Cimahi.

Untuk itu, Dicky menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kota Cimahi telah membentuk Desk Pilkada untuk mendukung Penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu Kota Cimahi, dalam pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kota Cimahi agar berlangsung secara aman, tertib dan lancar.

Data dari KPU menunjukkan bahwa pada pemilu legislatif bulan Februari 2024 lalu partisipasi masyarakat di Kota Cimahi mencapai 85,5%, oleh karenanya Dicky berharap partisipasi masyarakat Kota Cimahi di Pilkada Tahun 2024 dapat lebih meningkat lagi dibandingkan pemilu legislatif lalu.

"Mari lah bersama-sama kita mendukung dan mengawal Pemilihan Umum Kepala Daerah di Kota Cimahi agar berjalan dengan aman, damai, transparan dan kondusif serta berujung pada pemimpin baru yang diidam-idamkan masyarakat Kota Cimahi, yang kompeten, berintegritas dan mampu meningkatkan kesejahteraan Kota Cimahi," harapnya.

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Cimahi Totong Solehudin menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penyelenggaraan Pilkada, 

"Secara kuantitas dimana pada tahun 2017 persentase mesyarakat yang memberikan hak suaranya adalah sebesar 75%. Harapannya di Pilkada tahun 2024 akan meningkat. Lalu secara kualitas agar masyarakat menyadari perannya sebagai pemegang kedaulatan, karenanya hak suaranya tidak boleh dibuat murah. Nah, oleh karenanya dihadirkan lah narasumber yang kompeten," tutur Totong.

Menurutnya untuk penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas maka penyelenggaranya harus menyelenggarakan tentu sesuai dengan aturan, yaitu benar dan baik, "....makanya dihadirkan narasumber dari KPU dan Bawaslu, pengamanannya didukung juga oleh unsur gakumdu yaitu Kejari, Polres dan disupport juga oleh Kodim."

Totong juga menyatakan bahwa pelaksanaan Pilkada yang aman itu mahal, namun lebih mahal lagi bilamana tidak aman, "Aman itu by design, nah maka yang mendesain aman itu siapa? Ya, semua komponen.. maka supaya ini aman ya harus on the track, on the way artinya pegang itu semua aturannya," pungkas Totong.

Kegiatan Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah ini dihadiri oleh sekitar 2000 orang perwakilan masyarakat Kota Cimahi sebagai pemegang kedaulatan, mulai dari perangkat RW, RT atau yang mewakilinya PKK dan Karang Taruna serta LPM. Kegiatan diselenggarakan selama tiga hari mulai dari tanggal 4 Juni hingga 6 Juni 2024 dengan peserta dibagi per kecamatan, dimulai dari Kecamatan Cimahi Selatan hingga Kecamatan Cimahi Utara.