Loading...

Demi Keselamatan, Pembukaan Jembatan Pemkot Cimahi Ditunda hingga 7 September

Riva Adam Puteri 05 September 2026 34 kali dilihat
Bagikan:
Demi Keselamatan, Pembukaan Jembatan Pemkot Cimahi Ditunda hingga 7 September

CIMAHI – Wali Kota Cimahi Ngatiyana menunda pembukaan Jembatan Pemkot Cimahi setelah melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan konstruksi di lapangan, Sabtu (5/9/2026). 

Meski pengerjaan terus dipercepat hingga siang dan malam hari, masih terdapat pekerjaan di sekitar jembatan yang dinilai berisiko apabila dilalui kendaraan.

Ngatiyana mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, jembatan belum memungkinkan untuk dibuka sesuai rencana awal. Pemerintah Kota Cimahi memilih menunda pembukaan untuk memastikan seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan keamanan pengguna jalan dapat diselesaikan terlebih dahulu.

“Kalau kita buka atau kita belum siap, nanti terjadi hal yang tidak diinginkan, mungkin kecelakaan, keamanan dan sebagainya. Saya pastikan karena pekerjaan fisik juga masih ada di kanan-kiri jembatan, sehingga perlu adanya penundaan pembukaan,” ujar Ngatiyana.

Pemerintah Kota Cimahi menargetkan jembatan tersebut mulai dapat digunakan khusus sepeda motor pada Senin, 7 September, sekitar pukul 08.00 WIB, dengan akses dua arah. Sementara kendaraan roda empat belum diperbolehkan melintas karena masih terdapat pekerjaan lanjutan yang harus diselesaikan hingga tuntas.

Menurut Ngatiyana, percepatan pembangunan dilakukan tanpa mengurangi kualitas maupun spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pekerjaan bahkan dilakukan pada siang dan malam hari untuk mengejar penyelesaian pembangunan.

Ia menjelaskan, penggunaan material dengan teknologi yang lebih cepat memungkinkan sejumlah tahapan pekerjaan diselesaikan dalam waktu lebih singkat. Salah satunya pada proses pengecoran yang secara standar membutuhkan waktu sekitar 28 hari sebelum dapat dilalui, sementara material yang digunakan dalam pekerjaan saat ini memungkinkan konstruksi dilalui setelah 1 x 24 jam dengan tetap memperhatikan ketentuan teknis.

“Ini salah satu program dilakukan karena mengejar waktu, tetapi kualitas tetap terjamin,” katanya.

Ngatiyana meminta kontraktor dan konsultan tetap mengutamakan kualitas serta memastikan seluruh pekerjaan sesuai perencanaan dan spesifikasi. Ia berharap jembatan yang dibangun dapat memiliki masa layanan yang panjang dan tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Di sisi lain, Ngatiyana meminta masyarakat bersabar dan memahami bahwa pembangunan membutuhkan tahapan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait pembukaan jembatan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Mohon kesadaran dan kesabaran masyarakat. Dua hari ini kita siapkan, sehingga hari Senin bisa dilakukan pembukaan untuk sepeda motor. Kita buka setelah benar-benar siap dan aman,” tandasnya. (Bidang IKPS)***