CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi kembali membuka akses Jembatan Pemkot Cimahi untuk kendaraan roda dua, Senin (7/9/2026). Pembukaan akses tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi dampak kemacetan selama pembangunan dan perbaikan sejumlah infrastruktur di Kota Cimahi.
Akses jembatan dibuka dua arah khusus sepeda motor selama 24 jam tanpa sistem buka-tutup. Kebijakan ini diharapkan memberikan alternatif bagi masyarakat yang selama proses perbaikan harus menggunakan jalur lain, sehingga beban lalu lintas di ruas jalan sekitar dapat ditekan.
Pembukaan jembatan ditinjau langsung Wali Kota Cimahi Ngatiyana. Ia memastikan akses dibuka setelah dilakukan pengecekan terhadap kondisi lapangan, dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan pekerja yang masih menyelesaikan pekerjaan konstruksi.
“Kita buka untuk sepeda motor saja. Saya harapkan masyarakat tetap menjaga keamanan dan keselamatan, lewati dengan baik dan antre supaya tidak macet,” ujar Ngatiyana saat meninjau jembatan.
Menurut Ngatiyana, pembukaan secara terbatas merupakan langkah bertahap karena pekerjaan konstruksi belum sepenuhnya selesai. Kendaraan roda empat masih belum diperbolehkan melintas lantaran terdapat pekerjaan lanjutan di sekitar jembatan yang perlu dituntaskan.
Pemerintah Kota Cimahi menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam sekitar dua hingga tiga pekan. Setelah konstruksi rampung, pemerintah akan melakukan evaluasi dan pengecekan menyeluruh sebelum akses bagi kendaraan roda empat dibuka kembali.
Ngatiyana menegaskan percepatan pekerjaan dilakukan tanpa mengurangi kualitas maupun spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pekerjaan dilakukan hingga siang dan malam untuk mengejar waktu penyelesaian, namun aspek keamanan dan kekuatan konstruksi tetap menjadi prioritas.
“Pekerjaan tidak dipercepat dengan mengurangi spesifikasi. Kita bergerak siang dan malam untuk bekerja, sehingga waktu penyelesaiannya bisa lebih cepat dan jembatan dapat kembali beroperasi,” katanya.
Ia menjelaskan, perbaikan jembatan dilakukan untuk memperkuat struktur yang telah mengalami penurunan akibat pengaruh air. Konstruksi juga diperkuat melalui pemancangan hingga mencapai tanah keras untuk memastikan jembatan memiliki kekuatan dan masa layanan yang lebih panjang.
Dengan dibukanya akses bagi sepeda motor, pemerintah berharap mobilitas masyarakat kembali lebih mudah di tengah pembangunan infrastruktur yang berlangsung di sejumlah titik Kota Cimahi. Masyarakat juga diminta bersabar dan mengikuti arahan petugas hingga seluruh pekerjaan selesai.
Ngatiyana menegaskan, setiap keputusan terkait pembukaan akses dilakukan berdasarkan pengecekan langsung di lapangan agar percepatan pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat. (Bidang IKPS)***