Loading...

Damkar Cimahi Sigap Padamkan Kebakaran Pabrik Plastik, Api Berhasil Dikendalikan Sebelum Merembet

Riva Adam Puteri 09 Juli 2026 357 kali dilihat
Bagikan:
Damkar Cimahi Sigap Padamkan Kebakaran Pabrik Plastik, Api Berhasil Dikendalikan Sebelum Merembet

CIMAHI - Kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi berhasil mencegah kobaran api meluas saat kebakaran melanda sebuah pabrik produksi plastik di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (9/7/2026) sore.

Begitu menerima laporan, petugas Damkar Kota Cimahi langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman berlangsung cukup menantang karena di dalam pabrik terdapat banyak material plastik yang mudah terbakar sehingga api berpotensi cepat membesar dan merambat ke area lainnya.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan kebakaran diduga bermula saat blower pada mesin produksi berhenti beroperasi. Kondisi tersebut menyebabkan uap menumpuk hingga memicu korsleting listrik yang kemudian menimbulkan api dan membakar material plastik di sekitarnya.

"Dugaan sementara kebakaran ini Api bermula dari blower yg mati dan uap sudah menumpuk lalu terjadi korsleting listrik dan terjadi penyalaan api dan merambat ke material mudah terbakar, pegawai mencoba menggunakan apar namun tidak berhasil," kata Aep

Saat kejadian, aktivitas produksi masih berlangsung. Beruntung seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Untuk mempercepat penanganan, Damkar Kota Cimahi mengerahkan tiga unit mobil pemadam jenis pancar dan satu unit kendaraan rescue. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bagian pabrik lainnya.

"Api berhasil kami lokalisir sehingga tidak meluas ke bangunan lain. Seluruh personel fokus melakukan pendinginan agar tidak terjadi penyalaan kembali," ujar Aep.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang. (Bidang IKPS)**