CIMAHI - Pemkot Cimahi mengaku tengah mendata ulang seluruh perjalanan
dinas yang akan dilakukan pada tahun ini. Hal itu dimaksudkan untuk
meningkatkan efisiensi pengeluaran anggaran rakyat.
Sekretaris
Daerah Kota Cimahi, Muhammad Yani mengatakan, selama ini memang belum
ada aturan jelas mengenai perjalanan dinas di daerah, khususnya jatah
dalam satu tahun. Meski begitu, pihaknya tetap akan mempertimbangkan
maksud baik dari Kementerian PAN RB yang menginginkan agar pemda
meminimalisir kegiatan studi banding dan seminar karena dianggap tidak
berhubungan langsung terhadap peningkatan pelayanan publik.
"Itu
kan masih diserahkan kepada kemampuan daerah, sehingga rambu-rambu yang
ada masih bersifat umum," kata Yani kepada pewarta, Kamis (16/3).
Lebih
lanjut Yani menyatakan, pihaknya akan mengkaji rumusan perjalanan
dinas. Pasalnya, dalam satu tahun, anggaran yang dihabiskan untuk
perjalanan dinas rata-rata menghabiskan hingga Rp4 miliar se-Kota
Cimahi.
Oleh karenanya, apabila Menteri Pemberdayaan Aparatur
Negara, Asman Abnur meminta Pemerintah Daerah menghentikan study banding
dan seminar karena dianggap tidak efektif dalam peningkatan pelayanan
publik.
Menurutnya hal itu merupakan masukan bagi Pemerintah
Daerah Kota Cimahi. Terlebih, pihaknya tengah mendata ulang kebutuhan
anggaran setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk perjalanan
dinas.
"Saya sekarang sedang mendata tiap SKPD berapa,
honor-honor yang mereka keluarkan untuk berbagai kegiatan, terus
honor-honor itu untuk kegiatan terus, berapa perjalanan dinas mereka
siapkan," ucapnya.
Sementara itu, dari pihak DPRD Kota Cimahi
mengatakan, pihaknya akan menunggu surat resmi edaran dari Kemenpar
terkait study banding dan seminar ke luar daerah. Dalam setahun
rata-rata melakukan perjalanan dinas sebanyak 25 kali sesuai Peraturan
Daerah yang berlaku.
“Tunggu edaran resminya saja. Harus ada surat resmi, lalu dirapatkan,” kata Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Gunawan.
Jadi,
tegas Ahmad, pihaknya tetap akan menunggu edaran resmi saja. Sebab,
menurutnya, tidak sederhana untuk mengikuti intrstruksi tersebut.