Loading...

Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2025, Momentum Meningkatkan Semangat Pengabdian Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas

Rano Hardiana 13 November 2025 1293 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI.- Wali Kota Cimahi Ngatiyana hadir pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53, bertempat di Alam Wisata Cimahi, Selasa (11/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi upaya meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjalankan peran PKK sebagai mitra pemerintah yang berkomitmen mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera.

"PKK telah menunjukkan kiprah nyata memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membangun karakter bangsa dari keluarga sebagai lingkup terkecil. PKK juga menjadi kolaborator pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup," ujarnya.

Selaku Pembina Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan dibutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen bangsa, termasuk PKK sebagai penggerak utama di lapangan. "Gerakan PKK harus terus bergerak dinamis, menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi jati dirinya," tegasnya.

Tema peringatan tahun ini yakni "Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas". "Kunci utama keberhasilan pembangunan ada pada kekuatan keluarga. Keluarga tangguh akan melahirkan generasi unggul yang akan menjadi penopang kejayaan bangsa di masa depan. Karena itu, peran PKK sebagai penggerak dan pembina keluarga menjadi semakin penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, dan berkarakter," ungkapnya.

Ngatiyana mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum peringatan ini sebagai pengobar semangat untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. "Terus kita rawat dan perkuat semangat kebersamaan, karena dari sinergi dan gotong royong inilah akan terbentuk kekuatan besar untuk membangun Kota Cimahi yang maju, tangguh, dan makin hepi," tuturnya.

Pihaknya mengapresiasi TP PKK Kota Cimahi yang solid dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat tanpa pamrih, tulus ikhlas. Melalui program Zero Stunting, TPP PKK beserta DP3AB2KB menyiapkan generasi penerus unggul untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Ini upaya dari PKK dan DP3AB2KB, bagaimana PKK maju dan turun tangan sebagai Bapak Asuh dan Ibu Asuh untuk menyiapkan generasi muda yang datang. Bagaimana caranya perawatan sejak ibu hamil sampai nanti lahir, 1.000 hari pertama anak-anak dalam pengawasan bersama sehingga tidak ada stunting," sebutnya.

Kondisi stunting berdampak terhadap pemikiran, kesehatan, kecerdasan dan pola kepemimpinan generasi mendatang. "DP3AP2KB bersama PKK Kelurahan dan Kecamatan terjun langsung mendata masyarakat sejak hamil sehingga semuanya terdata di tiap kelurahan. Di situlah akan kita bantu mulai sejak dalam kandungan bagaimana pemberian asupan, nutrisi, gizi, kesehatannya selalu diperiksa. Sehingga diharapkan nanti anak lahir itu menjadi anak yang normal dan sehat," pungkasnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih mengatakan, kapasitas kader PKK harus terus ditingkatkan agar dapat menjalankan peran secara optimal. Pelatihan, penampilan, pendampingan serta pemanfaatan teknologi harus menjadi bagian dari upaya memperkuat kader PKK di dalam menghadapi tantangan jaman, termasuk isu digitalisasi, ketahanan tangan dan kesehatan masyarakat.

"PKK tidak bisa berjalan sendiri, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha akademisi maupun masyarakat luas. Dengan kemitraan yang kuat, PKK dapat lebih efektif dalam menjalankan program-programnya," katanya.

Ditengah era digitalisasi, kader PKK tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas program, memperluas dan membangun informasi, serta membangun jaringan yang lebih luas dalam berbagai pengalaman dan praktik terbaik. Pemanfaatan media sosial dan platform digital harus dimaksimalkan untuk mendukung penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat secara luas.

"Mari kita terus bersemangat bergerak bersama dan berinovasi dalam menghadapi tantangan kedepan. Kita harus terus meningkatkan kapasitas dan keahlian kita agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan nyata bagi bangsa dan negara," tutup Ketua TP PKK Kota Cimahi.

Kegiatan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 bertujuan memantapkan 10 program pokok PKK yang didasarkan atas prioritas program yang telah ditetapkan masing-masing daerah, dan mewujudkan peranan TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah yang strategis dalam mendukung terlaksananya program pemerintah yang sinergi dengan 10 program pokok PKK. Kegiatan ini juga menjadi sarana publikasi gerakan PKK dan memotivasi kader PKK untuk meningkatkan pengetahuan, kemauan, dan kemampuan melaksanakan program-program PKK.

Dalam kegiatan ini, 400 orang peserta mendapatkan materi tentang program PKK dalam mendukung Asta Cita Presiden dari Ketua TP PKK Jawa Barat, dr. Siska Gerfanti, yang menginginkan adanya regenerasi kader PKK kepada generasi muda. Di samping itu, turut diumumkan pemenang lomba kader berprestasi dan penghargaan Adhi Bhakti 2025.

Kader berprestasi yang menerima penghargaan, antara lain Putri Setiyani Junjunan dari Kelurahan Karangmekar sebagai Juara I, Maryati dari Kelurahan Cipageran sebagai Juara II, dan Ai Sumarni dari Kelurahan Cibabat sebagai Juara III.

Sementara itu, penerima piagam Adhi Bakti terdiri dari Sri Rejeki Indriastuti dari Kelurahan Karangmekar menerima Adhi Bakti Utama, Yuyun Yumiati dari Kelurahan Leuwigajah menerima Adhi Bakti Madya, Yeti Rosmawati dari Kecamatan Cimahi Utara menerima Adhi Bakti Madya, Elly Susilawati dari Kelurahan Cibeber menerima Adhi Bakti Madya, dan Suryaningsih dari Kelurahan Karangmekar menerima Adhi Bakti Utama.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota dan Ketua TP PKK menyerahkan bantuan beras Fortivit untuk ibu hamil dan menyusui yang terindikasi stunting kepada Putri Andriyani warga RW 13 Kelurahan Cipageran, dan Tinah warga RW 14 Kelurahan Cipageran. Dua batita kembar bernama Devandra Attila R dan Devindra Attila R putra dari Yana Mulyana warga RW 08 Kelurahan Padasuka juga menyerahkan makanan tambahan susu dan telur untuk bayi di bawah usia 2 tahun yang berisiko stunting.**