Loading...

BPMPKB Dorong Peningkatan Pria Ber-KB

Administrator 14 Januari 2015 261 kali dilihat
Bagikan:
NotFound
CIMAHI -Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana mendorong agar jumlah akseptor atau peserta KB dari golongan pria mengalami peningkatan.
 
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Cimahi Maria Fitriani mengatakan, saat ini akseptor KB dari kaum adam jumlahnya terbilang masih minim tidak lebih dari 20 orang selama Cimahi berdiri.
 
"Kami terus mendorong agar pengguna KB bagi kaum pria mengalami peningkatan dengan cara mensosialisasikannya," katanya, kepada pewarta, di Cimahi, Rabu (14/1/2015).
 
Sepanjang 2014, jumlah peserta KB dari golongan pria tidak lebih dari tiga orang. Banyak pria yang takut ber-KB. Alasan mereka kebanyakan takut setelah ber-KB tidak jantan lagi. Takut “senjata”nya tidak bisa lagi ereksi.
 
Alat KB bagi pria yang baru disosialisasikan dan bisa dilaksanakan adalah vasektomi dengan memotong saluran sperma atau menutup saluran sperma. Penutupan saluran itu menggunakan semacam cairan atau gel yang akan mengental dan menutup saluran sperma tadi. Metoda vasektomi ini tidak akan menghilangkan fungsi ereksi pada “senjata” pria.
 
Bagi mereka yang berminat tidak perlu khawatir soal biaya. Pasalnya, biaya operasi ditanggung pemerintah. Namun program itu hanya dapat diikuti pria yang sudah memenuhi persyaratan tertentu seperti pria dengan jumlah anak minimal tiga, dan berusia diatas 40 tahun.
 

"Bagi mereka yang ikut KB pria akan dikasih jaminan hidup, artinya diberi uang karena tidak boleh kerja selama tiga hari setelah operasi," kata Maria. (HA)