CIMAHI - Meskipun terbatas dengan areal pertaniannya, Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan produktivitas padi saat ini 6,5 ton per hektar. Padahal di daerah lain, produktivitas pertanian menghasilkan 5 ton per hektar.
Kepala Diskopindagtan Kota Cimahi Huzein Rachmadi mengatakan, Kota Cimahi telah berhasil menghasilkan padi yang unggul. Dalam satu hektare lahan, rata-rata petani di Cimahi bisa memprodukai 6,5 ton perhektar.
"Angka diatas 6,5 ton per hektar itu sudah diatas rata-rata. Kami juga terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak termasuk TNI untuk meningkatkan hasil pertanian," katanya, kepada wartawan, Senin (9/2/2015).
Menurut dia, Cimahi dihadapkan permasalahan pelik untuk meningkatkan ketahanan pangan penduduknya, utamanya karena keterbatasan lahan dan sumber daya air yang minim.
Sejalan dengan itu, Cimahi sebagai salah satu daerah sentra industri, perdagangan dan jasa terbesar di kawasan Bandung Raya, telah banyak menarik minat kaum pendatang untuk menetap dan mencari nafkah.
Kondisi ini semakin menekan ketersediaan lahan baku pertanian yang kemudian banyak berubah fungsi menjadi non-pertanian.
"Saat ini kita hanya punya sekitar 200 hektare lahan pertanian termasuk lahan tegalan. Kebanyakan berada di wilayah Cimahi Utara," paparnya.(ha)