Cimahi – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan membantu cimahi untuk membantu membangun Science dan Technopark (STP). Hal ini disampaikan oleh Deputi Kepala BPPT Dr. Tatang A. Taufik dalam rapat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Walikota, Selasa (17/02/2015).
Menurut Tatang, Pemerintah terkait STP, menghendaki pembangunan 100 Science Park dan 100 Techno Park di seluruh daerah di Indonesia. Pembangunan 100 STP ini dibagi antara beberapa instansi kementerian, dan BPPT ditunjuk untuk mendampingi pembangunan di 8 daerah termasuk Kota Cimahi.
Proram pembangunan Science dan Technopark ini merupakan program Quick Win dan merupakn salah satu prioritas pembangunan Nasional artinya bahwa program ini harus berhasil secepatnya dalam kurun waktu selama 3 tahun.
Kota Cimahi terpilih sebagai salah satu dari 8 Kabupaten/Kota yang akan dibantu oleh BPPT untuk mewujudkan Technopark yang bertujuan unutk meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah. Selain itu fungsi Technopark ini sebagai kawasan terpadu untuk kemitraan Pelayanan dan dukungan IPTEK dan inovasi dimana tematik tiap Technopark berbeda di tiap lokasi.
Sementara itu Walikota Cimahi, Hj. Atty Suharti, SE dalam sambutannya menyebutkan bahwa konsep pembangunan Science dan Technopark sejalan dan bisa sinergis dengan rencana kota cimahi untuk membangun taman terbuka kreatif. Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan STP ini, Kota Cimahi telah menyiapkan beberapa hal antara lain penyiapan Lapangan Krida, penyesuaian RT/RW, penyusunan Detail Engeneering Design (DED), penyiapan relawan, Balai Inkubator Technologi, penyiapan Akademi Komunitas Negeri.(inm)