Cimahi- Pemerintah Kota Cimahi menyelenggarakan Diklat Pimpinan Tingkat IV (Diklat PIM IV) Senin (23/02/15), di Wisma Yayasan Bhakti Pos Indonesia Jl. Sariasih No. 54, Sarijadi Bandung, Peserta Diklatpim IV berjumlah 30 orang yang berasal dari seluruh SOPD, Kelurahan dan Kecamatan di Kota Cimahi, Diklatpim IV berlangsung dari tanggal 22 Feberuari-11 Juni 2015 yang dibagi dalam 5 tahap. Tahap satu Diaganosa Kebutuhan organisasi , Tahap Taking Ownership (Breakthrough I), Tahap tiga merancang perubahan dan membangun tim, tahap 5 labotariom kepimpinan (Breakthrough II), tahap 5 evaluasi.
Kepala BKD Dantje Sudana mengatakan sasaran dan tujuan Diklatpim IV mewujudkan PNS yang memiliki kompentensi standar jabatan Esellon IV yaitu kepimpinan teknis dan operasional, memiliki kemampuan perencanaan bisa berkolobrasi ekstenal dan internal dalam organisasi dan juga melakuakan inovasi-inovasi dalam sistem kerja di tempat instansinya bernaung.
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) daerah provinsi jawa barat Diklatpim IV merupakan syarat untuk menduduki jabatan struktural baik administatur maupun pengawas, “ Pelaksanaan Diklatpim ini merupakan salah prasyarat untuk menduduki jabatan struktrual, dan para peserta Diklatpim ini juga juga harus lulus, karena bila tidak lulus anda dianggap tidak kompenten untuk memnduduki jabatan struktural, tegasnya
Sedang Wakil Walikota Cimahi H. Sudiarto, dalan sambutan pembukaannya pelaksanaan Diklatpim IV ini sendiri dilandasari oleh kesadaran bahwa PNS merupakan unsur utama sumber daya manusia aparatur negara, yang memiliki peran dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan
“Oleh karena itu, sosok PNS yang mampu memainkan peran tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi, yang diindikasikan dari sikap dan perilakunya yang penuh kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata wakil walikota cimahi dalam sambutan pembukaanya.
wakil walikota juga menegaskan bahwa salah satu pendukung suksesnya penyelenggaraan pemerintahan, kelancaran pembangunan serta sosial- kemasyarakatan adalah ketersediaan unsur sumber daya aparatur yang memenuhi standar kompetensi dalam jabatannya;
“jika telah memiliki kompetensi dan keahlian yang baik, maka aparatur pemerintah dapat mengendalikan serta menjalankan manajemen pemerintahan lebih baik dalam mensejahterakan masyarakat, “ lanjutnya
Dalam kesempatan ini wakil walikota juga mengungkapkan jabatan eselon iv adalah posisi yang strategis sehingga para pejabat eselon iv dituntut memiliki keahlian teknis operasional dan merumuskan draft atau konsep awal kebijakan di tingkat sopd.
“Pejabat Eselon IV juga dituntut mampu berperan sebagai jembatan komunikasi antara staf dengan pejabat Eselon III, eselon ii bahkan dengan kepala daerah, “ tambah wakil walikota
Wakil Walikota Juga berharap melalui diklat ini juga akan ada peningkatan pemahaman terhadap visi, misi, dan arah pembangunan kota cimahi
“ Saya harap hasil Diklatpim ini, nantinya dapat secara nyata diimplementasikan pada unit kerja masing-masing dalam bingkai reformasi birokrasi guna mewujudkan prinsip-prinsip tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (clean government). dan ujung tombak dari semua itu, ada pada level kepemimpinan Esselon IV, tutupnya. (Ahmad Sadli)