CIMAHI.-Unit
Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Kota
Cimahi tengah mengembangkan budidaya ikan hias. Peminat ikan hias terus
meningkat di kalangan masyarakat turut mendukung program tersebut.
"Kita
sedang kembangkan budidaya ikan hias, seperti frontosa, dan koridoras.
Kalau untuk ikan konsumsi, kita sedang budidayakan ikan nila dan lele,"
ujar Kepala UPTD BBIAT pada Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota
Cimahi Heri Herdiana.
Kedua jenis ikan hias ini
banyak diminati masyarakat, terutama penghobi. "Selama ini banyak
peminatnya dari kalangan anak-anak, pedagang, masyarakat komunitas,
hobies, toko ikan, dan lain-lain," katanya.
Untuk pemasaran ikan hias dan ikan konsumsi ini menunggu pembeli datang ke BBIAT.
"Jadi
kita tidak memasarkan ke luar, masyarakat yang tahu bahwa disini ada
benih ikan. Hasil penjualan benih masuk ke PAD (Pendapatan Asli
Daerah)," bebernya.
Diakui Heri, peminat ikan bukan
hanya warga lokal saja, tapi juga banyak warga luar negeri yang
menyukai ikan yang dibudiyakan oleh UPTD BBIAT, terutama ikan
koridoras.
"Untuk ikan koridoras suka ada permintaan dari eksportir. Kita tidak langsung ekspor, tapi melalui eksportir," ungkapnya.
Menurut
Heri, PAD dari sektor jasa usaha benih ikan didapat dari penjualan ikan
konsumsi dan ikan hias yang mulai digarap sejak tahun 2018.
"Yang
paling banyak peminatnya adalah ikan nila dan lele, karena daya
tahannya, serta pemeliharaannya lebih mudah, dan pakannya juga tidak
terlalu repot," sebutnya.***