CIMAHI - Dinas Kesehatan (Dinkes) memiliki pelayanan Public Safety Center (PSC) 119 dalam rangka penguatan Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), yang merupakan mekanisme pelayanan korban atau pasien gawat darurat yang terintegrasi dan berbasis call center melibatkan masyarakat.
"Tujuan SPGTD adalah untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kegawatdaruratan. Selain itu juga untuk mempercepat waktu penanganan (respon time) korban atau pasien gawat darurat dan menurunkan angka kematian serta kecacatan," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi.
Dia menjelaskan, penyelenggaraan SPGDT terdiri atas sistem komunikasi gawat darurat, sistem penanganan korban atau pasien gawat darurat, dan sistem transportasi gawat darurat.
Sementara PSC 119 adalah suatu inovasi yang sangat penting dalam upaya peningkatan keselamatan dan pelayanan masyarakat.
"Layanan ini bertujuan untuk memberikan respons cepat dalam situasi darurat, memberikan informasi yang diperlukan, serta memberikan bantuan dalam keadaan kritis," jelas dia.
Menuurt Dicky, PSC merupakan wadah koordinasi untuk memberikan pelayanan gawat darurat secara cepat, tepat, dan cermat bagi masyarakat, diselenggarakan 24 jam secara terus menerus.
Lebih jauh dikatakannya, PSC Kota Cimahi merupakan upaya dari pemerintah untuk melayani kesehatan masyarakat, khususnya penanganan kegawatdaruratan, pemandu pertolongan pertama, mengevakuasi pasien gawat darurat, dan pengkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan.
"Harapan kami, masyarakat merupakan bagian integral dalam kesuksesan layanan ini akan semakin mengenal dan memahami betapa pentingnya kehadiran PSC 119 dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan bersama," ujar Dicky.