CIMAHI.- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bakal menata kabel udara di kawasan Jalan Rd. Daeng Ardiwinata-Jalan Rd. Demang Hardjakusumah yang terpasang semrawut di kawasan tersebut. Rencananya di Bunderan Jati itu akan dibangunkan ducting untuk menyimpan kabel fiber optik yang selama ini terpasang di udara.
"Kita sampaikan bahwa kabel-kabel yang seperti ini tiang listrik juga tidak ada lagi karena nanti kabelnya akan kita ducting atau dikubur di bawah. Sehingga tidak ada lagi kabel-kabel yang berseliweran kaya gini, kurang bagus pandangannya," kata Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Rabu (18/6).
Menurut dia, pembuatan ducting untuk menata kabel udara di kawasan Bunderan Jati itu akan menjadi titik awal penataan secara keseluruhan di Kota Cimahi. Sebab, Pemkot Cimahi mulai tahun ini fokus untuk menata kabel udara.
"Dan ini pertama Kali di Bundaran Jati atau di Cimahi Ini kita buat ducting, mudah-mudahan nanti bisa melebar kemana yang kira-kira kurang bagus," ujarnya.
Penataan kabel udara itu akan beriringan dengan proyek pelebaran radius tikung Bunderan Jati yang sedang dikerjakan saat ini.
"Ini pelebaran radius tikung, kita namakan Bundaran Jati yang menghubungkan antara Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jalan Cihanjuang (Daeng), dan Jalan Jati," ujar Ngatiyana.
Ngatiyana berharap pelebaran radius tikung yang dinamakan Bundaran Jati itu bisa rampung secepatnya sehingga bisa segera dimanfaatkan masyarakat.
"Mudah-mudahan pembangunan ini akan kita lakukan sesegera mungkin, selesai tepat waktu dan kualitasnya bagus. Dan saya mohonkan juga saling kita menjaga agar pembangunan ini lancar. Karena kita niatan kerja cepat dan bisa segera dinikmati oleh masyarakat," kata Ngatiyana.
Dirinya menjelaskan, di kawasan tersebut akan dibuatkan bundaran hingga pemasangan lampu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Pelebaran Bundaran Jati itu dilakukan untuk mengentaskan kemacetan di kawasan tersebut. Sebab, kawasan itu kerap menjadi titik simpul kemacetan khususnya saat jam sibuk seperti pagi dan sore hari.
"Kepada masyarakat semuanya barangkali terganggu di dalam perjalanannya, mungkin terganggu lingkunganya, kami sedang proses pembangunan Bundaran Jati ini," tandas Ngatiyana.***