CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdagkoperin) menggelar Workshop Peningkatan Teknis Produksi Tahun 2025 di Cimahi Technopark, Selasa (17/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemkot dalam meningkatkan daya saing dan kapasitas pelaku UMKM serta mencetak wirausaha baru yang tangguh.
Wali Kota
Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa Pemkot Cimahi menargetkan sebanyak 1.000
dari 4.000 UMKM yang terdata dapat naik kelas dalam lima tahun mendatang.
Target tersebut selaras dengan prioritas pembangunan daerah yang dituangkan
dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Pertumbuhan ekonomi Cimahi tahun 2024 mencapai 5,19 persen, tertinggi di wilayah Bandung Raya. Kita optimistis bisa tumbuh lebih tinggi lagi jika UMKM kita kuat dan terus berkembang,” kata Ngatiyana.
Dalam workshop ini, peserta difasilitasi untuk memilih pelatihan dari lima bidang keterampilan teknis, yakni kuliner, kerajinan, konten kreatif digital, dan kecantikan. Peserta juga dibekali akses jejaring usaha dengan sektor pemerintah dan swasta.
Ngatiyana juga
menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan
teknis, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan
rendah untuk mandiri secara ekonomi melalui wirausaha.
“Kita ingin menciptakan ekosistem usaha yang kondusif dan inklusif. Pemerintah akan terus mendampingi dan menjembatani pelaku usaha agar bisa berkembang, bersaing, dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Dalam kegiatan
workshop ini dihadirkan sejumlah instruktur profesional dan narasumber dari
asosiasi pelaku usaha, lembaga pelatihan, dan komunitas wirausaha. Kegiatan ini
diharapkan dapat memberi manfaat langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah berbasis ekonomi kerakyatan.***