CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi memulai pembangunan tangki septik individu di Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Senin (23/06). Kegiatan ini ditandai dengan seremoni groundbreaking yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.
Pembangunan ini menjadi bagian dari strategi pengentasan kawasan kumuh dan upaya meningkatkan kualitas sanitasi warga, khususnya di lingkungan rawan. Sebanyak 30 unit tangki septik individu akan dibangun di empat RW, yakni RW 04, 12, 19, dan 25, menyasar rumah tangga yang belum memiliki akses sanitasi layak.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi ikhtiar nyata untuk mencegah stunting dan penyakit akibat sanitasi buruk yang bisa mengancam masa depan generasi 2045,” kata Ngatiyana di lokasi kegiatan.
Menurut data Pemerintah Kota Cimahi, pada 2021 luas kawasan kumuh mencapai 156,47 hektare. Namun berkat berbagai program penataan lingkungan, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 90,03 hektare hingga 2024. Meski demikian, sebagian wilayah masih berada dalam kewenangan pemerintah provinsi dan pusat.
Program pembangunan tangki septik ini merupakan bagian dari target 775 sambungan rumah (SR) pada 2025, yang terdiri dari 401 SR IPAL komunal dan 374 SR tangki septik individu. Program ini menyasar masyarakat miskin dan kawasan rawan sanitasi di seluruh Kota Cimahi.
Ngatiyana mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas sanitasi yang telah dibangun. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pemanfaatan, termasuk tidak membuang limbah sabun atau plastik ke saluran septik.
“Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kita wujudkan Cimahi yang sehat, nyaman, dan produktif sesuai visi Cimahi Mantap,” tegasnya.***